KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Peringatan hari jadi ke-157 Jembatan Lama Kediri digelar, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang sekaligus merawat salah satu ikon sejarah di Kediri yang telah berdiri sejak abad ke-19.
Peneliti sejarah Jembatan Lama Kediri, Imam Mubarok yang akrab disapa Gus Barok, menjelaskan bahwa jembatan yang dahulu dikenal dengan nama Brug Over den Brantas te Kediri itu genap berusia 157 tahun pada 18 Maret 2026.

Menurutnya, jembatan tersebut pertama kali dioperasikan pada 18 Maret 1869 sebagai bagian dari jalur Groote Postweg pada masa kolonial Belanda.
Jembatan yang berada di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto itu memiliki panjang sekitar 160 meter dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional sejak 2022.
Acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin, jajaran Pemerintah Kota Kediri, serta sejumlah pegiat budaya dan pemerhati sejarah.
Baca juga : Harga Cabai di Kediri Turun, Terong Naik
Dalam sambutannya, Vinanda menegaskan bahwa Jembatan Lama bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi saksi perjalanan sejarah dan perkembangan masyarakat Kota Kediri.
“Jembatan Lama ini bukan hanya penghubung dua wilayah, tetapi juga saksi perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk merawat warisan yang menjadi identitas Kota Kediri,” ujarnya.
Selain kegiatan selamatan, peringatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian Jaranan serta peluncuran tenun ikat Bandar bermotif Jembatan Lama karya perajin Bandar Kidul, Slamet Sugiyanto.
Baca juga : Diduga Korsleting Listrik, Truk Colt Diesel Terbakar di Gurah Kediri
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga Jembatan Lama sebagai salah satu warisan sejarah sekaligus identitas budaya Kota Kediri.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





