Olah TKP Jibom, Polisi Pastikan Ledakan di Blitar Berasal dari Petasan, Satu Korban Jalani Operasi

Olah TKP Jibom, Polisi Pastikan Ledakan di Blitar Berasal dari Petasan, Satu Korban Jalani Operasi
Polisi saat olah kejadian tempat perkara ledakan mercon di Musala Arruba Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu. (aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Polisi memastikan ledakan yang terjadi di kompleks musala di Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Selasa dini hari (17/3/2026), berasal dari petasan.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolres Blitar Kota, Kalfaris Triwijaya Lalo, usai tim penjinak bom (jibom) dari Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

bayar PBB Kota Kediri

“Iya, jibom sudah datang ke lokasi. Sementara memang ledakan berasal dari petasan atau mercon. Untuk kronologi lengkapnya, kami masih menunggu keterangan dari korban yang saat ini menjalani perawatan intensif,” ujarnya.

Akibat ledakan tersebut, dua remaja berinisial ZF dan AP, warga Desa Jemekan, Kecamatan Ringingrejo, Kabupaten Kediri, mengalami luka bakar cukup serius. ZF mengalami luka bakar sekitar 35 persen, sedangkan AP mencapai 40 persen.

Baca juga : Jelang Lebaran, BULOG Kediri Gelontorkan 685 Ton Beras dan 137 Ribu Liter Minyak untuk 34 Ribu Warga

Luka bakar tersebut meliputi bagian wajah, tangan, dada hingga kaki. Berdasarkan temuan di lokasi, keduanya diduga tengah meracik petasan saat kejadian berlangsung. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah barang seperti obeng dan selongsong petasan kosong di sekitar TKP.

Petugas jibom juga telah memasang garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan lanjutan. Meski demikian, dipastikan tidak ada lagi sisa bahan berbahaya di lokasi kejadian.

Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, terutama warga sekitar. Namun, kedua korban belum dapat dimintai keterangan karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan. Bahkan, salah satu korban harus menjalani operasi akibat luka bakar yang cukup parah.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian juga meningkatkan patroli serta sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya penggunaan petasan, terutama yang dirakit secara mandiri.

Baca juga : Jelang Lebaran, BULOG Kediri Gelontorkan 685 Ton Beras dan 137 Ribu Liter Minyak untuk 34 Ribu Warga

Diketahui, peristiwa ini sempat menggegerkan warga setempat setelah terdengar suara ledakan keras sekitar pukul 00.30 WIB dari belakang musala. Dua remaja yang berada di lokasi langsung menjadi korban dalam insiden tersebut.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto