Batu, LINGKARWILIS.COM β Jawa Timur Park Group kembali menghadirkan inovasi di sektor wisata edukasi. Museum Tubuh The Bagong Adventure yang berada di kawasan Jawa Timur Park 1 kini menyediakan layanan digital otoscopy, teknologi pemeriksaan telinga modern yang memungkinkan pengunjung melihat kondisi bagian dalam telinga secara langsung melalui monitor.
Fasilitas baru tersebut melengkapi layanan pemeriksaan antropometri yang sebelumnya telah tersedia di Museum Tubuh. Dengan menggunakan kamera digital beresolusi tinggi, pengunjung dapat mengamati kondisi liang telinga hingga gendang telinga secara real time selama proses pemeriksaan berlangsung.
Kehadiran teknologi ini tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang lebih interaktif, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan organ pendengaran.
Dokter Museum Tubuh, dr. Novita Megawati, S.Ked., M.M., menjelaskan bahwa Museum Tubuh terus mengembangkan konsep wisata berbasis edukasi dengan menghadirkan layanan yang memberikan manfaat langsung kepada pengunjung.
Baca juga :Β Sekolah Rakyat Kota Batu Hadirkan Harapan Baru, Pendidikan Gratis untuk Memutus Rantai Kemiskinan
“Melalui pemeriksaan digital otoscopy, pengunjung dapat mengetahui kondisi telinga mereka secara langsung. Harapannya, pengalaman ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pendengaran sekaligus mengenal fungsi organ tubuh dengan lebih baik,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Digital otoscopy merupakan metode pemeriksaan menggunakan kamera digital berukuran kecil yang dilengkapi sistem pencahayaan khusus sehingga mampu menampilkan kondisi saluran telinga dan gendang telinga secara detail. Hasil pemeriksaan kemudian ditampilkan pada layar monitor sehingga dapat disaksikan langsung oleh pengunjung.
Melalui teknologi tersebut, sejumlah kondisi kesehatan telinga dapat dikenali sejak dini, mulai dari kebersihan liang telinga, penumpukan serumen atau kotoran telinga, hingga indikasi iritasi maupun gangguan lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Visualisasi secara langsung dinilai mampu mempermudah masyarakat memahami kondisi kesehatan telinga dibandingkan hanya melalui penjelasan lisan.
Baca juga :Β Car Free Day Jalan Doho Ditata Ulang, Pemkot Kediri Siapkan Tiga Zona untuk Layanan Publik dan UMKM
Selain menjadi layanan kesehatan sederhana, digital otoscopy juga mendukung fungsi Museum Tubuh sebagai destinasi wisata edukasi. Pengunjung dari berbagai usia diajak mempelajari struktur dan fungsi organ pendengaran melalui pengalaman yang menarik, komunikatif, serta mudah dipahami.
Proses pemeriksaannya berlangsung singkat, aman, dan tidak menimbulkan rasa sakit karena bersifat non-invasif. Pengunjung hanya perlu duduk dengan nyaman, kemudian petugas akan mengarahkan kamera digital secara perlahan ke dalam liang telinga hingga hasilnya tampil di monitor.
Dengan hadirnya layanan digital otoscopy, Museum Tubuh semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Kota Batu yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesehatan.
Inovasi tersebut diharapkan menjadi pilihan wisata yang memberikan pengalaman rekreasi sekaligus pembelajaran, khususnya bagi keluarga dan pelajar.***
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





