Kediri, LINGKARWILIS.COM β Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan dengan memperkuat pengelolaan pengaduan masyarakat melalui aplikasi SP4N-LAPOR.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kabupaten Kediri, Diana Herawati, mengatakan puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang paling banyak berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap aduan, kritik, maupun aspirasi yang disampaikan warga harus ditangani secara cepat dan tepat.
Menurut Diana, pengaduan dari masyarakat tidak seharusnya dipandang sebagai beban, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan publik.
“Aduan, kritik, maupun aspirasi yang masuk dari masyarakat jangan lagi kita anggap sebagai beban atau ancaman, melainkan sebagai masukan yang penting bagi kita untuk berbenah,” ujarnya.
Baca juga :Β Warga Tak Perlu Panic Buying, Stok Gas Elpiji 3 Kilogram di Kabupaten Kediri Dipastikan Aman
Ia menjelaskan, Diskominfo terus mendorong para admin pengelola aduan di setiap puskesmas agar lebih responsif dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk melalui SP4N-LAPOR.
Sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelola aduan, Diskominfo menggelar pembekalan mengenai penguatan tata kelola pengaduan masyarakat melalui aplikasi SP4N-LAPOR. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme penanganan laporan sehingga proses tindak lanjut dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan transparan.
“Melalui sinergi dan penguatan aplikasi SP4N-LAPOR ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan di Kabupaten Kediri semakin transparan, responsif, dan berintegritas,” tambahnya.
Baca juga :Β Pemkab Kediri Targetkan Bandara Dhoho Mulai Layani Embarkasi Haji pada 2027
Kegiatan yang berlangsung di Tempat Bercakap Kopi, Kecamatan Ngasem, tersebut menghadirkan narasumber dari Pemerintah Kabupaten Kediri serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur untuk memberikan penguatan terkait pengelolaan layanan pengaduan masyarakat.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





