Hadapi Kemarau, Bupati Lamongan Tinjau Normalisasi Aliran Air Bengawan Jero

Hadapi Kemarau, Bupati Lamongan Tinjau Normalisasi Aliran Air Bengawan Jero
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau ketinggian air di Bengawan Jero (ist)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus berupaya menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan irigasi. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi turun langsung meninjau proses pengerukan di sekitar bangunan sluice, Dusun Melik, Kecamatan Kalitengah, Minggu (9/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerukan dan normalisasi aliran air berlangsung secara optimal. Upaya ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Lamongan dalam menjaga pasokan air bagi lahan pertanian di kawasan Bengawan Jero selama musim kemarau.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, tinggi muka air di kawasan Bengawan Jero saat ini masih berada di level minus 110. Melalui pengerukan dan normalisasi sejumlah aliran yang mengalami hambatan, pemerintah menargetkan tinggi muka air dapat dinaikkan hingga minus 70.

“Sekarang ini tinggi muka air Bengawan Jero masih minus 110. Kita berupaya dengan pengerukan dan normalisasi aliran agar bisa naik menjadi minus 70,” ujar Bupati yang akrab disapa Bupati Yes.

Baca juga : Jelang HUT ke-81 RI, Paskibraka Kabupaten Kediri Digenjot Latihan Dua Kali Sehari

Menurutnya, peningkatan muka air tersebut diharapkan mampu menyediakan cadangan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan irigasi pertanian masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting karena kawasan Bengawan Jero masih memasuki masa tanam. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan aktivitas pertanian tetap berjalan dan tanaman dapat tumbuh dengan baik meskipun kondisi memasuki musim kemarau.

Bupati Yes menegaskan, Pemkab Lamongan akan terus melakukan pengaturan sekaligus normalisasi aliran air di sejumlah titik yang dinilai mengalami hambatan. Dengan demikian, distribusi air menuju kawasan pertanian diharapkan tetap lancar.

“Harapannya dengan normalisasi dan pengaturan aliran ini, irigasi tetap berjalan dengan baik, sehingga pertanian di Bengawan Jero tetap optimal dan produksi pertanian masyarakat dapat terus terjaga,” katanya.

Baca juga : Semarak HUT ke-81 RI, Kodim 0809/Kediri Gelar Lomba Meriah Bersama Keluarga Besar TNI

Selain melakukan pengerukan, Pemkab Lamongan juga terus memantau kondisi aliran air di sejumlah titik strategis. Pemantauan tersebut difokuskan pada kawasan yang memiliki peran penting dalam menunjang sistem irigasi pertanian di Bengawan Jero.

Langkah antisipasi ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan air selama musim kemarau sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pertanian masyarakat Lamongan.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *