Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap menggelar puncak peringatan satu abad pada Sabtu (19/9/2026). Sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dijadwalkan menghadiri agenda tersebut.
Juru Bicara Panitia 100 Tahun PMDG, Dr. Riza Azhari, mengatakan selain Prabowo dan SBY, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) serta K.H. Ma’ruf Amin juga dijadwalkan hadir dalam peringatan tersebut.
Menurut Riza, kehadiran para tokoh bangsa tersebut menjadi bagian dari hubungan dan silaturahmi yang telah terjalin antara Gontor dengan pemerintah maupun berbagai tokoh nasional dari masa ke masa.
“Merupakan suatu kesyukuran bagi kita dari masa ke masa, Pondok Modern Darussalam Gontor sejak Presiden pertama sampai hari ini selalu disinggahi dan dihadiri oleh Kepala Negara di tengah-tengah kita,” kata Riza dalam konferensi pers di Menara Gontor, Ponorogo, Senin (14/9/2026).
Baca juga : Ratusan Warga Ponorogo Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 31 Ribu Liter Air Bersih
Khusus SBY, Riza menyebut undangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan statusnya sebagai mantan presiden. SBY disebut memiliki hubungan keluarga dengan keluarga pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.
Hal serupa juga disampaikan terkait Jusuf Kalla yang disebut memiliki hubungan sebagai salah satu keluarga Gontor. Sementara K.H. Ma’ruf Amin juga dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.
“Bapak SBY turut kami undang tidak hanya karena mantan presiden atau jabatan beliau, tetapi beliau juga memiliki kedekatan keluarga dengan keluarga Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor. Begitu juga dengan mantan Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla yang hadir sebagai salah satu keluarga Gontor, serta Bapak K.H. Ma’ruf Amin yang insya Allah juga akan hadir,” jelasnya.
Puncak peringatan 100 tahun Gontor diperkirakan berlangsung semarak dengan kehadiran ribuan undangan. Panitia mencatat sekitar 8.776 tamu VVIP dan VIP telah masuk dalam daftar undangan.
Para tamu tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari pimpinan lembaga negara, menteri, kepala daerah, tokoh agama hingga pimpinan pondok pesantren dari berbagai wilayah.
Sejumlah tokoh nasional yang dijadwalkan hadir antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono. Tokoh agama dari PBNU, Muhammadiyah, serta para kiai dari pesantren salaf maupun modern juga turut diundang.
Kehadiran tamu tidak hanya berasal dari dalam negeri. Panitia menyebut terdapat 15 duta besar negara sahabat yang telah mengonfirmasi kehadiran. Mereka berasal dari Kuwait, Mesir, Yaman, Palestina, Suriah, Sudan, Oman, Qatar, Yordania, Turki, Maroko, Malaysia, Rwanda, Brunei Darussalam dan Azerbaijan.
Selain itu, Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi dan Wakil Grand Syekh Al-Azhar juga dijadwalkan mengikuti rangkaian peringatan tersebut.
Dari sisi persiapan, panitia menyebut kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen.
Sebelum menghadiri acara puncak, Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.
Sementara dalam acara puncak di Pondok Gontor pusat, Prabowo bersama pimpinan pondok dijadwalkan meluncurkan Mushaf Gontor. Mushaf tersebut merupakan Al-Qur’an yang ditulis tangan oleh santri dan guru Gontor.
Besarnya jumlah tamu dan alumni yang diperkirakan hadir membuat panitia turut menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Koordinasi dilakukan bersama TNI dan Polri untuk mengantisipasi kepadatan selama rangkaian acara berlangsung.
“Untuk keamanan kami berkoordinasi erat dengan pihak Kepolisian dan TNI. Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat di sekitar pondok apabila arus lalu lintas sedikit terganggu,” pungkas Riza.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





