Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kondisi jalan raya di perbatasan Desa Sambi dan Desa Srikaton, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, semakin memprihatinkan. Kerusakan yang kian parah dinilai membahayakan pengguna jalan dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Kediri. Dewan mendesak Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera melakukan perbaikan secara menyeluruh.
Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi Golkar, Bagio, berharap perbaikan jalan tersebut direalisasikan pada Oktober hingga November 2026. Ia meminta sebelum pergantian tahun, ruas jalan tersebut sudah selesai diperbaiki dan kembali nyaman dilalui masyarakat.
Menurut Bagio, perbaikan tidak cukup dilakukan dengan tambal sulam. Ia mendorong pengaspalan secara total menggunakan aspal hotmix agar kualitas jalan lebih baik dan dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.
Baca juga : Sabtu Kelabu, Tujuh Kebakaran Terjadi di Kabupaten Kediri, Kerugian Capai Ratusan Juta
“Sudah sering kami sebagai anggota DPRD Kabupaten Kediri menerima keluhan warga dan pengguna jalan di wilayah Ringinrejo untuk perbaikan jalan. Sudah tiga tahun jalan tersebut rusak berat dan saat ini kerusakan semakin parah dan harus segera diperbaiki,” katanya.
Politisi senior Partai Golkar Kabupaten Kediri tersebut menilai perbaikan infrastruktur jalan merupakan bagian penting dari pelayanan publik. Jalan yang dalam kondisi baik akan menunjang kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian di wilayah selatan Kabupaten Kediri.
Bagio juga menyoroti sejumlah ruas jalan lain yang kondisinya mengalami kerusakan cukup parah, di antaranya jalur di Desa Jabang dan Desa Bendosari, Kecamatan Kras. Ruas tersebut menjadi jalur penghubung masyarakat menuju wilayah Kras maupun sebaliknya.
“Ini hal yang serius dalam hal pelayanan publik. Jadi keluhan warga perlu mendapat respon cepat agar warga tidak mengeluh dan mengurangi risiko kecelakaan yang bisa merenggut korban jiwa. Jika jalan bagus tentu transportasi ekonomi warga lancar,” imbuhnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin