Kediri, LINGKARWILIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri terus menyuplai air bersih ke Desa Ponggok dan Desa Surat, Kecamatan Mojo, selama musim kemarau. Pengiriman dilakukan tiga kali dalam sepekan untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana agar distribusi air bersih ke dua desa tersebut tetap berjalan selama debit air mengalami penurunan.
Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan kebutuhan air bersih masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Karena itu, pasokan akan terus diberikan sesuai kebutuhan warga di lapangan.
“Mas Bup Dhito berpesan agar suplai air bersih terus dilanjutkan ke dua desa tersebut agar warga bisa memenuhi kebutuhan utama sehari-hari. Artinya, air bersih diperuntukkan bagi keperluan keluarga seperti memasak, mandi, dan mencuci, bukan untuk keperluan lainnya,” katanya.
Dalam setiap kegiatan distribusi, BPBD Kabupaten Kediri dapat mengirimkan hingga lima rit air bersih. Setiap armada tangki memiliki kapasitas 5.000 liter.
Baca juga : Stok Pangan Kabupaten Kediri Oktober 2026 Dipastikan Memadai, Sejumlah Komoditas Surplus
Ariyanto menjelaskan, jumlah pengiriman akan terus dievaluasi untuk memastikan ketersediaan air mencukupi kebutuhan masyarakat. Apabila pasokan yang dikirim belum memenuhi kebutuhan warga, BPBD akan mengupayakan penambahan suplai.
BPBD juga melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap distribusi air bersih di Desa Ponggok dan Desa Surat. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan selama musim kemarau dan kondisi kekurangan air bersih masih berlangsung.
Selain dua desa tersebut, Ariyanto menyebut pihaknya juga memetakan wilayah lain di Kabupaten Kediri yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau panjang dan cuaca panas ekstrem.
Melalui langkah tersebut, BPBD Kabupaten Kediri berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, terutama untuk menunjang aktivitas sehari-hari selama musim kemarau.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





