Stok Pangan Kabupaten Kediri Oktober 2026 Dipastikan Memadai, Sejumlah Komoditas Surplus

Stok Pangan Kabupaten Kediri Oktober 2026 Dipastikan Memadai, Sejumlah Komoditas Surplus
Satgas Pangan Kabupaten Kediri saat monev stok pangan di Kabupaten Kediri (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ketersediaan pangan di Kabupaten Kediri selama Oktober 2026 dipastikan dalam kondisi aman. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri menyebut stok sejumlah bahan pangan pokok penting (bapokting) mencukupi kebutuhan masyarakat, bahkan mengalami surplus.

Kondisi tersebut diketahui berdasarkan pemantauan stok dan kebutuhan pangan yang dilakukan DKPP Kabupaten Kediri bersama Tim Satgas Pangan di sejumlah wilayah.

Untuk komoditas beras, perkiraan produksi pada Oktober mencapai 3.784,5 ton. Dengan total ketersediaan sebanyak 46.608,5 ton, kebutuhan masyarakat selama Oktober diperkirakan mencapai 10.816,6 ton. Dengan demikian, masih terdapat surplus beras sebesar 35.791,9 ton.

Kondisi serupa juga terlihat pada komoditas jagung. Perkiraan produksinya mencapai 67.010,4 ton dengan total ketersediaan 70.668,6 ton. Sementara kebutuhan selama Oktober diperkirakan sebesar 19.940 ton, sehingga terdapat surplus 50.728,6 ton.

Baca juga : Pembangunan KDKMP Kediri Raya Rampung 100 Persen, Operasional Ditargetkan 2027

Untuk bawang merah, perkiraan produksi mencapai 1.251 ton dan total tersedia 1.291 ton. Dengan kebutuhan Oktober sebesar 402,4 ton, komoditas ini masih surplus 888,6 ton.

Sementara itu, cabai merah diperkirakan memiliki produksi 154 ton dengan total ketersediaan 258,2 ton. Kebutuhan Oktober mencapai 105,4 ton, sehingga terdapat surplus 62,8 ton.

Cabai rawit juga berada dalam kondisi melimpah. Perkiraan produksi mencapai 5.310 ton dengan total ketersediaan 5.416,7 ton. Dari kebutuhan Oktober sebesar 286,2 ton, masih tersisa surplus sebanyak 5.130,8 ton.

Untuk komoditas lainnya, minyak goreng tercatat tersedia 1.837,2 ton dengan kebutuhan Oktober sebesar 1.529,4 ton atau surplus 307,8 ton. Bawang putih tersedia 308,7 ton, sedangkan kebutuhan diperkirakan 260,1 ton sehingga terdapat surplus 48,6 ton.

Kepala DKPP Kabupaten Kediri drh. Tutik Purwaningsih mengatakan, ketersediaan bahan pangan asal ternak juga masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca juga : HUT ke-81 TNI, Dandim Kediri: TNI Akan Selalu Hadir untuk Rakyat

Daging sapi diperkirakan memiliki produksi sekaligus total ketersediaan sebesar 314,9 ton. Dengan kebutuhan Oktober 103,2 ton, komoditas tersebut masih surplus 211,7 ton.

Sedangkan daging ayam ras diperkirakan mencapai produksi dan total ketersediaan 1.794,7 ton. Kebutuhan selama Oktober sebesar 804,3 ton, sehingga terdapat surplus 990,4 ton.

“Untuk telur ayam perkiraan produksi 6.772,0 ton, total tersedia 6.772,0 ton, kebutuhan Oktober 874,2 ton dan surplus 5.897,8 ton, gula pasir perkiraan produksi 11.182,6 ton, total tersedia 1.404,9 ton, kebutuhan Oktober 833,5 ton dan surplus 571,5 ton. Kedelai tersedia di bulan Oktober 1.337,4 ton, kebutuhan Oktober 1.331,3 ton dan surplus 6,1 ton. Tempe perkiraan produksi 993,2 ton, total tersedia 993,2 ton dan kebutuhan Oktober 988,1 ton surplus 5,1 ton,” jelas Tutik.

Menurut Tutik, secara umum kondisi bahan pokok penting di Kabupaten Kediri pada Oktober 2026 masih memadai. Hal tersebut menjadi perhatian khusus mengingat Oktober bertepatan dengan periode puncak kemarau.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman sekaligus mengantisipasi apabila terjadi perubahan pasokan maupun kebutuhan masyarakat.

“Secara umum bahan pokok penting (bapokting) di bulan Oktober saat puncak kemarau di Kabupaten Kediri secara umum memadai dan mencukupi,” pungkasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *