Dispertabun Kediri Salurkan 400 Jaring Perangkap Uret untuk Petani Tebu

Dispertabun Kediri Salurkan 400 Jaring Perangkap Uret untuk Petani Tebu
Petugas Dispertabun Kabupaten Kediri bersama warga Desa Selosari Kandat pasang jaring perangkap uret cegah hama serang tanaman (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) menyalurkan 400 jaring perangkap uret atau imago kepada delapan kelompok tani tebu. Bantuan ini ditujukan untuk menekan serangan hama yang berpotensi merusak tanaman hingga menurunkan hasil produksi tebu.

Plt Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Sukadi melalui Kepala Bidang Perkebunan Tri Hadi Mulyono, SP, M.MA, menjelaskan, bantuan jaring perangkap tersebut didistribusikan kepada kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Ngadiluwih, Kandat, Ringinrejo, Ngancar, Wates, Plosoklaten, dan Gurah.

Menurut Hadi, pemasangan jaring perangkap ditargetkan mencakup lahan tebu seluas sekitar 200 hektare. Masing-masing kelompok tani mendapat alokasi untuk melindungi lahan hingga 25 hektare.

“Secara umum luas lahan yang ter-cover 200 hektare dan per kelompok tani memasang jaring pengaman hingga 25 hektare. Adanya bantuan jaring pengaman ini untuk membantu petani tebu agar tanaman tebu tidak dirusak oleh hama uret dan hama tersebut kena jaring pengaman agar uret tidak bisa berkembang,” katanya.

Baca juga : Stok Pangan Kabupaten Kediri Oktober 2026 Dipastikan Memadai, Sejumlah Komoditas Surplus

Ia menerangkan, jaring perangkap atau ampal berfungsi membantu mengendalikan hama pada fase imago atau dewasa. Pemasangan perangkap diharapkan dapat memutus siklus hidup hama sehingga populasinya berkurang dan risiko serangan terhadap tanaman tebu bisa ditekan.

Dengan pengendalian yang tepat, tanaman diharapkan dapat tumbuh optimal sesuai usia serta menghasilkan panen yang lebih baik.

Hadi menambahkan, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Kediri terhadap keberlangsungan usaha tani tebu. Pengendalian hama dinilai penting untuk menjaga produktivitas sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

Baca juga : Bupati Kediri Cek Progres Museum Sri Aji Joyoboyo, Pembangunan Capai 82,04 Persen

“Pemkab Kediri dalam hal ini Dispertabun Kabupaten Kediri sangat peduli pada peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Kediri. Jika hama uret atau imago diberantas tentu produksi tebu meningkat. Pola ini juga sebagai upaya peningkatan produksi pertanian khususnya tebu dengan target swasembada pangan, khususnya swasembada gula. Sehingga jika tebu tidak terserang hama tentu produksi meningkat dan petani tebu sejahtera,” imbuhnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *