Ditinggal Jemput Anak Sekolah, Kandang Sapi Warga Mojo Kediri Terbakar akibat Bakar Sampah

Ditinggal Jemput Anak Sekolah, Kandang Sapi Warga Mojo Kediri Terbakar akibat Bakar Sampah
Petugas Damkar Pos Ngadiluwih padamkan kandang sapi di Dusun Tempurejo Desa Sukoanyar Mojo Rabu siang (ist)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kandang sapi milik Siti (50), warga Dusun Tempurejo, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, terbakar pada Rabu (21/10/2026). Kebakaran diduga dipicu aktivitas membakar sampah di dekat kandang yang ditinggalkan pemiliknya saat menjemput anak sekolah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sapi yang berada di dalam kandang berhasil diselamatkan, sedangkan kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika pemilik rumah membakar sampah di sekitar kandang sapi. Namun, api tidak ditunggui karena Siti pergi untuk menjemput anaknya dari sekolah.

Saat kembali ke rumah, Siti mendapati kandang sapinya sudah terbakar cukup hebat. Tiupan angin pada musim kemarau diduga membuat api cepat membesar hingga menghanguskan bangunan kandang.

Baca juga : Kejurkab Bulutangkis Kabupaten Kediri 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Kejurprov dan Porprov

Menyadari kondisi tersebut, Siti segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Ngadiluwih untuk meminta bantuan.

” Saat tiba di rumah, Siti melihat kandang sapi terbakar hebat karena tiupan angin kemarau. Siti segera hubungi Damkar Pos Ngadiluwih untuk memadamkan api yang membesar, ” kata Khaleb.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas Damkar Pos Ngadiluwih langsung menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit armada berkapasitas 5.000 liter air dan lima personel.

Petugas segera melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke rumah milik korban maupun bangunan rumah warga di sekitarnya. Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Khaleb memastikan sapi milik korban berhasil diselamatkan. Rumah Siti dan bangunan di sekitarnya juga berhasil terhindar dari kebakaran yang lebih luas.

Baca juga : Polisi Intensifkan Pemantauan SPBU di Kediri, Antisipasi Antrean Panjang dan Kelangkaan BBM

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama ketika kondisi cuaca kering dan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.

“Untuk sapi bisa diselamatkan dan rumah Siti aman. Kami berharap setiap kali bakar sampah hendaknya ditunggu dan jangan abai ini demi keselamatan bersama dan mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa akibat kebakaran,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa membakar sampah tanpa pengawasan dapat memicu kebakaran, terlebih jika dilakukan berdekatan dengan kandang, rumah, atau bangunan lain yang mudah terbakar.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *