Kediri, LINGKARWILIS.COM – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meminta seluruh perangkat daerah memastikan program pemerintah tidak hanya berjalan sesuai target realisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Vinanda saat memimpin rapat evaluasi progres kegiatan Pemerintah Kota Kediri tahun 2026 di Ruang Joyoboyo, Selasa (27/10/2026).
Rapat tersebut digelar untuk memantau perkembangan pelaksanaan program, mengevaluasi kendala yang muncul, sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut agar seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Vinanda mengingatkan agar perangkat daerah tidak hanya berorientasi pada percepatan realisasi anggaran. Setiap program juga harus dievaluasi dari sisi manfaat dan dampaknya terhadap masyarakat.
“Saya titip, tidak hanya percepatan realisasi, tetapi juga dilihat lagi programnya. Jangan sampai kita terlalu fokus mengejar realisasi, di sisi lain programnya tidak memberikan dampak,” ujarnya.
Baca juga : Belanja APBN Kediri Raya Tembus Rp6,1 Triliun hingga September 2026
Ia menambahkan, seluruh program yang telah direncanakan harus dilaksanakan sesuai target dengan tetap memperhatikan kualitas hasil. Khusus kegiatan pembangunan fisik, koordinasi dengan tim teknis yang memiliki sertifikasi menjadi hal penting untuk memastikan pekerjaan memenuhi standar yang ditetapkan.
“Semua harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Dalam melakukan pembangunan harus koordinasi dengan tim teknis,” ungkapnya.
Selain mengevaluasi kegiatan tahun berjalan, Vinanda juga meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mulai mencermati kebutuhan program pelayanan dasar untuk tahun 2027. Bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial menjadi sektor yang perlu mendapat perhatian serta prioritas.
Menurutnya, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kualitas pelayanan publik. Pemerintah harus memastikan masyarakat dapat mengakses layanan dasar dengan mudah dan memperoleh pelayanan secara optimal.
Karena itu, penyusunan dan pelaksanaan program perlu benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif.
Baca juga : Kelud Vertical Challenge 2026 Jadi Ajang Promosi Wisata Gunung Kelud, Peserta Nikmati Panorama Alam Kediri
“Jangan sampai masyarakat susah untuk mengakses layanan dasar. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial,” tegasnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, para asisten, staf ahli, kepala OPD, direktur BUMD, camat, serta lurah.***
Editor : Hadiyin




