Batu, LINGKARWILIS.COM – Akses utama menuju kawasan wisata Mikutopia di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, dinilai sudah tidak memadai. Jembatan yang berada di pintu masuk lokasi wisata tersebut dianggap terlalu sempit sehingga perlu segera dilakukan pelebaran.
Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat kelancaran arus kendaraan, terutama saat jumlah wisatawan meningkat. Lebar jembatan yang terbatas menyulitkan kendaraan berukuran besar, seperti bus pariwisata, untuk melintas maupun berpapasan.
Pemerintah Desa Tulungrejo bersama pihak pengelola Mikutopia sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut.
“Permohonan sudah kami sampaikan, tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Padahal kebutuhan pelebaran jembatan ini cukup mendesak,” ujar salah satu perwakilan pengelola.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Intensifkan Pengawasan Keamanan dan Ketertiban di Kawasan Wisata
Selain untuk mendukung kelancaran lalu lintas, pelebaran jembatan juga dinilai penting dari sisi keselamatan. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menimbulkan kemacetan hingga risiko kecelakaan, terutama saat musim liburan maupun akhir pekan.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.
“Seharusnya rekomendasi bisa segera diberikan. Terkait anggaran, pemerintah desa siap berkolaborasi dengan pengelola wisata melalui dana CSR, apalagi ke depan akan ada retribusi pajak,” tegasnya.
Baca juga : Program Balik Gratis Pemkab Kediri Berangkatkan 100 Peserta ke Jakarta
Pemerintah desa bersama pengelola wisata berharap instansi terkait segera melakukan kajian dan mengambil langkah konkret. Dengan akses yang lebih memadai, kunjungan wisata ke Mikutopia diharapkan meningkat tanpa mengabaikan aspek kenyamanan dan keselamatan pengunjung.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





