Blitar, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Sabtu (3/10/2026). Sebuah truk bermuatan tebu ambruk ke pinggir jalan setelah as roda belakangnya patah saat melintas di atas jembatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Truk warna merah itu dikemudikan SS (35), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, posisi truk yang miring membuat arus lalu lintas kendaraan roda empat harus diberlakukan secara bergantian.
“Tidak ada korban jiwa. Hanya saja, akibat kecelakaan arus lalulintas untuk kendaraan roda empat harus bergantian. Karena truk miring,” kata Saiful Muheni.
Menurutnya, kejadian bermula ketika truk melaju dari arah barat menuju timur atau keluar dari wilayah Garum. Kendaraan tersebut membawa muatan tebu yang hendak dikirim ke salah satu pabrik gula di Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.
Baca juga : Polsek Lodoyo Barat Takziah dan Amankan Pemakaman Korban KM Virgo di Blitar
Saat sampai di lokasi kejadian dan melintas di atas jembatan, tiba-tiba as roda belakang sebelah kiri patah. Kondisi tersebut membuat posisi truk kehilangan keseimbangan hingga akhirnya miring dan ambruk ke sisi jalan.
“Saat kejadian arus lalulintas sedang sepi,” ujarnya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah terjadinya kemacetan. Selanjutnya, muatan tebu dievakuasi dan dipindahkan ke truk lain agar proses penanganan kendaraan dapat dilakukan.
Sementara itu, truk yang mengalami kecelakaan kemudian dievakuasi dari lokasi. Berdasarkan dugaan awal, kendaraan tersebut mengalami kendala saat melintasi medan menanjak hingga menyebabkan as roda belakang patah.
Baca juga : Dewan Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Cerme Kediri, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kecelakaan sempat menghambat kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin