Kediri, LINGKARWILIS.COM – Komisi III DPRD Kabupaten Kediri mendorong Pemkab Kediri melalui Dinas PUPR mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Cerme, Kecamatan Grogol. Pembangunan jembatan tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi luapan air yang kerap terjadi saat musim penghujan.
Selama ini, aliran air yang deras saat hujan sering membawa sampah hingga menyumbat bagian jembatan. Kondisi tersebut membuat air meluap dan menggenangi kawasan permukiman warga di sekitar, khususnya di sisi barat jembatan.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kediri H. Totok Minto Laksono mengatakan, pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah Desa Cerme dengan sejumlah dusun serta desa lain di Kecamatan Grogol tersebut diharapkan dapat diselesaikan sesuai target.
“Kita harapkan sesuai target yang sudah ditentukan di akhir bulan November bisa selesai tepat waktu dan tidak molor. Saat ini kondisi sungai mengering, karenanya perlu segera dilakukan percepatan pembangunan. Agar perkampungan warga aman dan tidak tergenang banjir,” katanya.
Baca juga : Wabup Dewi Ajak Generasi Muda Kediri Perkuat Persatuan dan Jiwa Pancasilais
Totok menjelaskan, Jembatan Cerme memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 4,3 meter. Selain menjadi jalur transportasi warga, keberadaan jembatan tersebut juga berkaitan dengan kelancaran akses masyarakat di wilayah sekitar.
Menurutnya, ketika debit air meningkat, aliran sungai dapat meluap dan menggenangi jembatan dalam waktu cukup lama. Karena itu, penyelesaian pembangunan sebelum intensitas hujan meningkat menjadi hal yang dinantikan masyarakat.
“Saat kondisi sungai kering di musim kemarau ini, sangat perlu percepatan pembangunan selesai tepat waktu. Hal ini juga bagian pengurangan risiko bencana alam yang terjadi wilayah tersebut,” katanya.
Baca juga : Bakar Daduk Ditinggal, Lahan Tebu Jelang Panen di Kediri Terbakar Hebat
Komisi III DPRD Kabupaten Kediri berharap pengerjaan dapat dimaksimalkan selama kondisi sungai masih dalam keadaan surut. Dengan demikian, jembatan baru bisa segera dimanfaatkan masyarakat sekaligus mendukung upaya mengurangi potensi genangan di kawasan sekitar.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin