Mas Dhito Komitmen Wujudkan Embarkasi Haji 2027, Rakor Lintas Sektor Digelar

Mas Dhito Komitmen Wujudkan Embarkasi Haji 2027, Rakor Lintas Sektor Digelar
Mas Dhito Komitmen Wujudkan Embarkasi Haji 2027, Rakor Lintas Sektor Digelar (Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Kediri)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Persiapan Bandara Internasional Dhoho Kediri menuju embarkasi haji 2027 terus dimatangkan. Sebelum digunakan untuk pemberangkatan jamaah haji, bandara tersebut direncanakan lebih dulu melayani penerbangan jamaah umrah pada November 2026.

Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Direktorat Jenderal Bina Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri, Surya Dhoho Investama (SDhI), serta maskapai Garuda Indonesia.

Rakor yang berlangsung Senin (1/10) sore itu digelar di Ruang Kilisuci, Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. Salah satu agenda yang dibahas yakni kesiapan pemberangkatan jamaah umrah dari Bandara Dhoho sebagai bagian dari tahapan menuju embarkasi haji.

“Sebelum pelaksanaan haji akan dilakukan untuk pemberangkatan umroh nanti di Bulan November,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, usai rapat koordinasi.

Baca juga : Dewan Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Cerme Kediri, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Untuk memastikan rencana tersebut berjalan, dalam rapat juga dibahas pembentukan satuan tugas (Satgas). Tim ini nantinya melibatkan berbagai pihak, termasuk biro perjalanan atau travel yang berkaitan langsung dengan pemberangkatan jamaah.

“Nanti melibatkan dari travel juga, ini untuk memastikan supaya bisa terlaksana dan membuktikan kesiapan Kediri untuk persiapan embarkasi haji,” ungkap Solikin.

Pemkab Kediri, lanjut Solikin, memberikan dukungan penuh terhadap rencana Bandara Internasional Dhoho menjadi embarkasi haji pada 2027. Salah satu bentuk dukungan tersebut berupa penyerahan lahan di Desa Kalipang seluas 59.307 meter persegi kepada Kementerian Haji dan Umrah.

Lahan tersebut disiapkan untuk pembangunan hotel haji sebagai salah satu fasilitas pendukung embarkasi. Pengecekan lokasi bahkan telah dipimpin langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Selain fasilitas penunjang, perhatian Pemkab Kediri juga diarahkan pada aksesibilitas menuju Bandara Dhoho. Mas Dhito turut mengawal proses pembebasan lahan yang berkaitan dengan pembangunan jalan tol untuk mendukung konektivitas menuju bandara.

“Mas Dhito berharap embarkasi haji 2027 dari Kediri bisa terwujud,” ucap Solikin.

Baca juga : Bakar Daduk Ditinggal, Lahan Tebu Jelang Panen di Kediri Terbakar Hebat

Seiring dengan pematangan berbagai persiapan tersebut, Pemkab Kediri juga melihat adanya peluang bagi produk-produk lokal daerah untuk ikut terserap. Mas Dhito berharap produk unggulan Kabupaten Kediri nantinya dapat memenuhi sebagian kebutuhan jamaah haji maupun umrah yang diberangkatkan melalui Bandara Internasional Dhoho.

Dengan demikian, keberadaan embarkasi haji tidak hanya diproyeksikan sebagai fasilitas pemberangkatan jamaah, tetapi juga diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha dan produk lokal Kabupaten Kediri.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *