Bakar Daduk Ditinggal, Lahan Tebu Jelang Panen di Kediri Terbakar Hebat

Bakar Daduk Ditinggal, Lahan Tebu Jelang Panen di Kediri Terbakar Hebat
Petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare padamkan api yang membakar lahan tebu di Desa Dawuhan Kidul Kecamatan Papar Jumat dinihari (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran melanda lahan tebu yang berada di Dusun Kalangbong, Desa Dawuhan Kidul, Kabupaten Kediri. Api membesar setelah pembakaran daduk ditinggalkan tanpa pengawasan hingga merembet ke tanaman tebu yang berada di sebelahnya.

Peristiwa tersebut menghanguskan lahan tebu jelang panen hingga mencapai sekitar satu hektare. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pemilik lahan diperkirakan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Khaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui warga yang melintas di sekitar lokasi. Saat itu, api sudah terlihat membesar dan merambat ke lahan tebu.

Sebelum kejadian, diketahui ada seseorang yang membakar daduk di sekitar lokasi. Warga sempat mengingatkan agar pembakaran dilakukan dengan hati-hati karena kondisi kemarau disertai angin cukup kencang.

Baca  juga : Mas Dhito Komitmen Atasi Masalah Banjir, Jembatan Cerme Kediri Dibangun dengan Desain Baru

“Benar juga, karena yang Mbakar daduk pergi dan tidak diawasi, apapun merembet ke lahan tebu yang ada di sebelahnya. Api cepat membesar dan diketahui warga hingga warga melapor ke Pos Damkar Pare,” kata Khaleb.

Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar Pos Pare langsung menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter air dan lima personel.

Petugas kemudian berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak semakin meluas. Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam hingga api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Khaleb mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan lokasi ketika melakukan pembakaran daduk. Terlebih saat kondisi kemarau, api dapat dengan cepat merembet akibat tiupan angin.

Baca juga : Musim Transisi, Dinkes Kabupaten Kediri Ingatkan Warga Waspadai ISPA

“Ada baiknya jika Mbakar daduk tetap ditunggu dan jangan ambil risiko. Karena jika abai tanaman tebu milik orang lain jadi korban dan merugi jutaan rupiah,” imbuhnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *