Belum Ada Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo, Kejari Ungkap Kendalanya

Belum Ada Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMK PGRI 2 Ponorogo, Kejari Ungkap Kendalanya
Sejumlah barang bukti bus pariwisata milik SMK 2 PGRI Ponorogo yang terparkir di halaman kantor Kejaksaan (SonY)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Penanganan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo masih terus berjalan. Meski proses penyidikan sudah berlangsung sejak akhir 2024, hingga kini Kejaksaan Negeri Ponorogo belum menetapkan satu pun tersangka.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, menjelaskan bahwa lambatnya penetapan tersangka disebabkan masih menunggu hasil audit resmi dari tim ahli. Audit ini diperlukan untuk mengetahui besarnya kerugian negara dalam kasus yang mencakup rentang waktu 2019 hingga 2024.

“Dokumen-dokumen pendukung sudah lengkap. Sekarang kami menunggu perhitungan dari tim ahli untuk memastikan nilai kerugiannya,” ujar Agung, Senin (14/4/2025).

Baca juga : Bupati Kediri Mas Dhito Ikuti Halal Bihalal Lingkungan, Dikenal Sosok yang Ramah dan Suka Vespa

Sebelumnya, pada November 2024 lalu, penyidik Kejari telah mengamankan berbagai barang bukti dalam penggeledahan, termasuk 11 unit bus pariwisata serta tiga mobil mewah dengan nilai yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Selain kendaraan, sejumlah dokumen penting juga diamankan dari SMK PGRI 2 Ponorogo serta kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Ponorogo–Magetan.

Agung menambahkan bahwa pihaknya akan segera mendorong tim ahli untuk mempercepat proses audit. Pasalnya, proses penyidikan yang sudah berlangsung lebih dari lima bulan dinilai perlu segera mendapatkan kejelasan hukum.

Baca juga : Laka Lantas Turun Saat Operasi Ketupat 2025, Satlantas Kediri Lakukan Evaluasi Lalu Lintas

“Begitu hasil audit selesai, kita bisa langsung melangkah ke tahap berikutnya, termasuk menetapkan siapa saja yang akan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam pengembangan perkara ini, sebanyak 24 orang saksi telah diperiksa. Mereka terdiri dari pihak sekolah, pejabat Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di wilayah Magetan–Ponorogo, serta pihak ketiga yang diduga terkait dalam penyalahgunaan dana BOS.

“Pemeriksaan saksi sudah kita lakukan secara menyeluruh. Perkembangan terbaru akan kami sampaikan segera bila ada,” tutup Agung.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D