Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, merespons aksi protes warga yang menanam pohon pisang di jalan rusak Dusun Miren, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, dengan mendatangi langsung lokasi tersebut, Rabu (4/2/2026).
Didampingi istrinya, Yuni Marhaen Djumadi, orang nomor satu di Nganjuk itu meninjau kondisi jalan yang sudah lama mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan signifikan.
Alih-alih merasa tersinggung, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen justru mengapresiasi langkah warga yang berani menyuarakan aspirasinya. Menurutnya, kritik dan protes merupakan bagian dari dinamika pembangunan yang harus diterima oleh seorang pemimpin.
Di hadapan warga setempat, Kang Marhaen menegaskan komitmennya untuk segera mengambil langkah konkret terkait perbaikan jalan tersebut.
Baca juga : Hujan dan Angin Kencang Terjang Kota Kediri, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah serta Jaringan Listrik
“Saya paham kenapa masyarakat melakukan itu. Pemimpin itu harus bisa menerima kritik, telinga harus lebar, dan harus berlapang dada terhadap setiap masukan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai aksi warga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan mereka sekaligus dorongan agar pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat.
Kehadiran Kang Marhaen disambut antusias oleh warga. Selain menyampaikan keluhan, mereka juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog langsung hingga berfoto bersama Bupati dan istrinya.
Dalam penutup kunjungannya, Kang Marhaen menekankan bahwa turun ke lapangan bukan semata-mata untuk melihat kondisi fisik jalan, tetapi juga untuk menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah persoalan rakyat.
“Kita tidak hanya memperbaiki jalan, tapi juga membangun kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah benar-benar ada untuk mereka,” pungkasnya.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





