Kediri, LINGKARWILIS.COM – Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) berpotensi meningkat saat cuaca ekstrem, terutama di tengah suhu panas disertai debu seperti saat ini. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, terutama mereka yang daya tahan tubuhnya menurun atau tidak menggunakan pelindung seperti masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khatib, mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko ISPA. Ia menekankan agar masyarakat tidak menyepelekan paparan debu dan suhu tinggi yang bisa memicu infeksi saluran pernapasan.
“Gejala awal yang umum dirasakan seperti sakit tenggorokan, demam, dan rasa nyeri saat menelan. Bila kondisi semakin parah, segera periksakan ke dokter agar segera mendapat penanganan dan tidak berkembang menjadi akut,” ujar Khatib, Selasa (15/7/2025).
Ia juga menyarankan agar warga memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi. Hindari minuman manis dan es secara berlebihan, karena justru dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
“Untuk menjaga kebugaran tubuh di tengah cuaca panas, sebaiknya perbanyak konsumsi sayur-sayuran yang kaya nutrisi agar imunitas tetap terjaga dan tubuh lebih tahan terhadap perubahan cuaca,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





