Cuaca Tidak Stabil, Petani Kedelai di Kesamben Harus Pasrah Hasil Panen Merosot

Cuaca Tidak Stabil, Petani Kedelai di Kesamben Harus Terima Panen Merosot
Kondisi panen kedelai di wilayah Kecamatan Kesamben. (Foto : Santoso)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Petani kedelai di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, tengah dirundung kesulitan akibat cuaca yang berubah-ubah.

Hujan deras yang muncul pada musim kemarau dan diikuti suhu panas ekstrem membuat pertumbuhan kedelai terganggu, sehingga hasil panen anjlok.

Di Desa Podoroto, petani mengaku hanya bisa pasrah lantaran produksi dan kualitas kedelai menurun drastis. Situasi diperburuk dengan turunnya harga jual di tingkat petani.

Miskun, salah seorang petani, mengatakan harga kedelai turun tepat menjelang masa panen.

“Menjelang panen, harganya jatuh di angka Rp 6.000 per kilogram. Biasanya bisa sampai Rp14 ribu. Panen kali ini hasilnya kurang, tapi lebih baik daripada lahan tidak ditanami sama sekali,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Baca  juga : Anggota DPRD Kota Kediri Segera Ngantor di GNI, Renovasi Sementara Dipercepat

Ia mengungkapkan biaya produksi yang cukup besar menjadi tekanan tambahan bagi petani.

“Biaya tanam mulai benih sampai tenaga kerja sekitar Rp1,5 juta. Untuk panen juga butuh biaya tinggi. Soal untung rugi belum tahu, karena baru dipanen dan hasil pastinya belum dihitung,” katanya.

Para petani menilai cuaca ekstrem sebagai faktor utama penyebab merosotnya panen. Suhu panas membuat bunga kedelai mudah rontok, sementara hujan berlebih memicu penyakit dan kerusakan akar.

“Kedelai itu tanaman yang sensitif. Kebanyakan hujan bisa bikin akar busuk, tapi kalau panas bunga rontok. Cuaca Jombang yang tidak menentu benar-benar membuat kami kewalahan,” keluh Miskun.

Baca juga : Percepatan Perbaikan Jalan Kediri–Blitar Dikebut Jelang Musim Hujan

Koordinator Wilayah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kesamben, Anasrul Hakim, menjelaskan bahwa wilayah Kesamben umumnya menerapkan pola tanam padi–padi–bero atau padi–padi–kedelai. Dari total 4.125 hektare lahan pertanian, sekitar 1.300 hektare menjadi lahan bero yang kerap dimanfaatkan untuk menanam kedelai.

“Di Kesamben ada pola padi-padi-bero atau padi-padi-kedelai. Dari 4.125 hektare lahan, sekitar 1.300 hektare biasanya ditanami kedelai atau jagung, dan petani banyak yang memilih kedelai,” ujarnya.

Namun, ia menyebut program Optimalisasi Lahan (OPLAH) yang diterapkan tahun ini ikut terpengaruh kondisi cuaca basah pada musim kemarau.

“Musim ini termasuk kemarau basah. Jadi OPLAH dan kondisi basah membuat sebagian petani tetap menanam kedelai, tapi karena air berlebih kualitasnya tidak maksimal. Harapannya, harga saat panen bisa membantu,” jelasnya.

Baca juga : Anggota DPRD Kota Kediri Segera Ngantor di GNI, Renovasi Sementara Dipercepat

Produktivitas kedelai di Desa Podoroto juga tercatat menurun signifikan.

“Lahan sekitar 1.400 meter persegi hanya menghasilkan sekitar 4 kuintal. Kalau dibandingkan dengan panen tahun lalu, hasil sekarang jauh lebih rendah,” tandasnya.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D