Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai menata lahan di Jalan Niken Gandini, kawasan Jurang Gandul, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kamis (15/10/2026). Area tersebut dipersiapkan untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi yang menjadi bagian dari program nasional.
Penataan dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo dengan meratakan tanah serta membersihkan sisa-sisa bangunan warung yang sebelumnya telah dibongkar.
Kabid Tribum Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Subiyantoro, menjelaskan bahwa delapan warung yang berada di sisi selatan lahan telah dibongkar secara mandiri oleh masing-masing pemilik.
“Pembongkaran warung sudah dilakukan oleh pemiliknya. Hari ini, kami membantu pemerataan sekaligus membersihkan lahan agar siap mendukung pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi,” jelasnya.
Baca juga : Disdagrin Kabupaten Kediri Sosialisasikan Zona dan Penempatan Lapak Pasar Ngadiluwih
Menurut Subiyantoro, area di depan Sekolah Rakyat tidak diperbolehkan untuk mendirikan bangunan. Karena itu, penataan lahan diperlukan agar kawasan tersebut sesuai dengan peruntukannya dan dapat mendukung kelancaran pembangunan fasilitas pendidikan.
Proses pemerataan dan pembersihan lahan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Kelancaran tersebut tidak lepas dari sikap kooperatif warga yang bersedia membongkar bangunan warung secara mandiri.
Subiyantoro mengapresiasi partisipasi warga dalam mendukung penataan kawasan tersebut. Ia berharap lahan yang telah dibersihkan dapat segera dipersiapkan untuk menunjang pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Ponorogo.
Baca juga : PT SGN Tinjau Enam KDKMP di Kabupaten Kediri, Dorong Penguatan Distribusi Gula
“Kami mengapresiasi kesadaran warga yang kooperatif sehingga proses penataan ini berjalan lancar. Harapannya, lahan tersebut bisa segera disiapkan untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





