LINGKARWILIS.COM – Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri menunjukkan bahwa layanan kesehatan berbasis masyarakat bisa berkembang jauh lebih luas dari sekadar posyandu balita.
Desa ini berhasil menghadirkan berbagai layanan mulai dari posyandu balita, usia produktif, lansia, hingga yang terbilang unik, yakni posyandu khusus warga dengan gangguan jiwa.
Candra Nur Sukma Mustofa Putri, kader posyandu Desa Jongbiru menjelaskan bahwa kegiatan posyandu balita rutin dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu ILP Mawar 1, ILP Mawar 2, dan ILP Mawar 3.
“Kegiatan ini digilir setiap Kamis minggu pertama sampai ketiga, bersamaan dengan posyandu lansia dan usia produktif. Hal ini agar kegiatan lebih ringkas namun tetap maksimal,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).
Bhayangkari Jatim Jenguk Anggota Polresta Malang Kota Korban Unjuk Rasa
Hal yang membuat Jongbiru berbeda, desa ini berani menginisiasi program posyandu gangguan jiwa.
Program ini dilaksanakan setiap akhir bulan dan saat ini melayani sekitar 20 warga dengan kondisi kejiwaan.
“Alhamdulillah, sebagian sudah pulih, bisa diajak berkomunikasi, bahkan bekerja kembali. Biasanya pasien dijemput dan diantar pulang oleh kader, kemudian pemeriksaan dan pemberian obat dilakukan perawat dari puskesmas,” jelas Candra.
Selain itu, desa ini juga memiliki program senam ibu hamil di akhir bulan, posyandu remaja yang digelar malam hari, serta dukungan tenaga kesehatan dari bidan desa dan Puskesmas Gampengrejo.
Tak hanya fokus pada mereka yang bisa hadir, perhatian juga diberikan bagi warga lansia yang kesulitan datang ke posyandu.
“Untuk warga lansia yang tidak mampu hadir karena keterbatasan fisik, biasanya kader melakukan kunjungan langsung ke rumah. Jadi semua kelompok usia mendapat perhatian yang layak,” tambahnya.
Dengan beragam layanan ini, Desa Jongbiru layak menjadi contoh inovasi layanan kesehatan masyarakat yang inklusif.
Mulai dari balita, remaja, ibu hamil, hingga warga dengan gangguan jiwa, semuanya mendapat akses kesehatan yang merata.
Reporter Agus Sulistyo Budi
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya






