Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sebuah rumah milik Fitriani, warga Dusun/Desa Jombangan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dilaporkan ludes terbakar pada Selasa (7/4) malam. Kebakaran diduga dipicu obat nyamuk yang masih menyala saat rumah ditinggal dalam kondisi kosong.
Peristiwa bermula ketika pemilik rumah meninggalkan kediamannya tanpa mematikan obat nyamuk yang biasa digunakan pada malam hari. Obat nyamuk tersebut diletakkan di bawah tempat tidur, sehingga api dengan cepat menyambar kasur dan merambat ke bagian lain rumah.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Witjaksono, menjelaskan bahwa kelalaian tersebut menjadi pemicu utama kebakaran.
“Api dari obat nyamuk merembet ke kasur, kemudian membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun belum berhasil,” ujarnya.
Baca juga : Wakil Bupati Kediri Lepas Jamaah Haji Kabupaten Kediri 2026
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api sebelum akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim damkar Pare kemudian tiba di lokasi dengan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan tujuh personel.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam hingga api berhasil dikendalikan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp2 juta.
Pihak Satpol PP mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Baca juga : Mbah Martiyah, Jemaah Haji Tertua se-Indonesia Asal Kediri Berusia 104 Tahun
“Kami mengingatkan warga agar memastikan seluruh potensi sumber api sudah dimatikan sebelum pergi, seperti kompor, listrik, maupun peralatan lainnya,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





