LINGKARWILIS.COM – Bintang sepak bola Liverpool, Diogo Jota meninggal dunia dalam kecelakaan tragis saat sedang melakukan perjalanan darat dari Portugal ke Inggris pada Kamis malam (3/7).
Kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa adiknya Andre Silva yang turut berada di dalam kendaraan mewah tersebut.
Menurut laporan New York Post Diogo Jota, lelaki berusia 28 tahun itu tengah dalam perjalanan dari Porto, Portugal menuju Santander, Spanyol untuk naik feri ke Inggris.
Diogo Jota mendapat larangan terbang dari dokter usai menjalani operasi kecil terkait paru-paru sehingga dia memilih perjalanan jalur darat. Ia berencana bergabung dengan latihan pramusim Liverpool dalam waktu dekat.
Sosok Rute Cardoso Kekasih Diogo Jota yang Baru Saja Dinikahi, Cinta Sejati Tak Pernah Pudar!
Tragedi terjadi ketika Lamborghini yang mereka tumpangi tergelincir keluar jalur di wilayah Zamora, Spanyol, dekat perbatasan Portugal.
Hasil penyelidikan awal menyebutkan bahwa kecelakaan diduga terjadi setelah ban kendaraan pecah saat sedang menyalip kendaraan lain. Mobil tersebut keluar dari jalan, terguling lalu terbakar hebat.
Belum ada keterangan resmi mengenai siapa yang mengemudikan mobil dalam insiden tersebut. Jenazah kedua bersaudara itu kini berada di unit forensik Zamora untuk menjalani proses autopsi.
Peristiwa memilukan ini terjadi hanya dua minggu setelah Jota menikahi kekasih masa remajanya, Rute Cardoso yang juga merupakan ibu dari ketiga anak mereka.
Sosok Rute Cardoso Kekasih Diogo Jota yang Baru Saja Dinikahi, Cinta Sejati Tak Pernah Pudar!
Pernikahan pasangan ini sempat menjadi sorotan hangat di media sosial, di mana Jota menulis “Ya, untuk selamanya,” dalam unggahan terakhirnya.
Gambar-gambar mobil Lamborghini yang hangus terbakar mulai beredar pada Jumat pagi, menggambarkan parahnya kondisi kendaraan pascakecelakaan.
Para penggemar dan rekan sesama pesepak bola di seluruh dunia turut menyampaikan duka mendalam atas kepergian Jota yang dinilai terlalu dini.
Pemakaman Diogo Jota dan Andre Silva dijadwalkan berlangsung pada Sabtu di Porto, Portugal, kampung halaman mereka.
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





