KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menggelar sosialisasi program Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) Tuberkulosis (TBC) di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Minggu (9/11/2025).
Dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, kegiatan diawali senam bersama masyarakat, dilanjutkan layanan cek kesehatan gratis (CKG) serta talk show edukatif mengenai penyakit TBC yang menghadirkan dua narasumber dari Dinkes Kota Kediri, Hendik Suprianto dan Siti.
Antusias warga terlihat tinggi. Banyak pengunjung memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk mengetahui kondisi tubuh mereka lebih awal.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri, Hendik Suprianto, SKM, mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kementerian Kesehatan RI yang digelar serentak di delapan provinsi.
“Program TOSS TB ini dilaksanakan secara nasional. Di Kota Kediri, kami memilih area Car Free Day agar bisa menjangkau masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Baca juga : Pentas Wayang Anak Ramaikan Peringatan Hari Wayang Sedunia ke-10 di Rumah Budaya Kediri
Menurut Hendik, setiap tahun ditemukan sekitar 1.800 kasus TBC di Kota Kediri, di mana sekitar 50 persen di antaranya berasal dari luar wilayah kota.
“Banyak warga Kabupaten Kediri yang bekerja dan beraktivitas di Kota Kediri, sehingga kasusnya turut tercatat di fasilitas kesehatan Kota Kediri,” jelasnya.
Selain sosialisasi dan edukasi, Dinkes juga membuka layanan pemeriksaan gratis, meliputi berat badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta skrining penyakit tidak menular dan TBC.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk deteksi dini sebelum jatuh sakit. Semua layanan gratis, dan bila ditemukan indikasi TBC langsung dirujuk ke puskesmas,” terangnya.
Hendik turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai gejala TBC seperti batuk lebih dari dua minggu, batuk berdarah, penurunan berat badan, hilang nafsu makan, demam berkepanjangan, dan keringat malam.
Baca juga : Pencak Dor Kediri Jadi Ajang Persaudaraan Pesilat Nusantara, Meriahkan Hari Santri di Omah Sawah
“Jika mengalami gejala tersebut, segera periksa ke puskesmas. TBC bisa disembuhkan total jika pengobatan dijalani secara rutin selama enam bulan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TBC.
“Dengan mengenali gejala dan melakukan pemeriksaan lebih awal, kita bisa menekan penyebaran TBC serta mewujudkan masyarakat sehat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Hendik.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





