Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo berencana meminjam dana sebesar Rp 100 miliar untuk pengadaan 3.000 unit penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Bumi Reyog. Kepala Dishub Kabupaten Ponorogo, Wahyudi, menjelaskan bahwa rencana ini merupakan tindak lanjut dari diskusi publik terkait kebutuhan PJU di Ponorogo yang diadakan beberapa waktu lalu.
“Rencana ini merupakan lanjutan dari diskusi publik kemarin di Bappeda, dan saat ini sudah dalam tahap menanggapi usulan dari pihak ketiga,” kata Wahyudi kepada Lingkarwilis.com.
Anggaran sebesar Rp 100 miliar ini direncanakan akan dipinjam dari pihak ketiga dengan masa peminjaman selama 10 tahun, yang mencakup satu tahun masa pengerjaan PJU dan sembilan tahun untuk pelunasan. Saat ini, pihak Dishub sedang menunggu hasil uji kelayakan untuk menentukan titik-titik lokasi yang disetujui untuk pemasangan PJU.
Baca juga : Menyaksikan Laga Arema FC di Blitar, Tiket Masuk Paling Murah 150 Ribu
Menurut Wahyudi, ada tiga titik prioritas yang diusulkan untuk pemasangan PJU, yaitu jalur lingkar Telaga Ngebel, Waduk Bendo, serta kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP).
“Titik-titik ini diprioritaskan untuk daerah yang menjadi akses menuju kawasan wisata,” tambahnya.
Selain itu, Wahyudi menyebutkan bahwa PJU yang akan dipasang akan menggunakan teknologi smart lamp atau lampu dengan panel surya.
Namun, meskipun akan ada tambahan 3.000 unit PJU, jumlah ini masih belum mencukupi kebutuhan minimal Kabupaten Ponorogo yang diperkirakan mencapai 11.000 unit.
“Saat ini ada 3.514 unit PJU milik Pemkab Ponorogo yang tersebar di seluruh ruas jalan kabupaten. Dengan tambahan 3.000 unit, total PJU yang akan beroperasi menjadi 6.514 unit.
Namun, jumlah ini masih kurang dari kebutuhan minimal Ponorogo,” pungkas Wahyudi.
Reporter : Sony Dwi P
Editor : Hadiyin





