Fenomena Bendera One Piece Jelang HUT RI Ke 80, Simbol Perlawanan Rakyat?

LINGKARWILIS.COM – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, linimasa media sosial diramaikan oleh fenomena tak biasa yakni pengibaran bendera bajak laut One Piece atau Jolly Roger berdampingan dengan Sang Merah Putih.

Video dan foto-foto yang memperlihatkan bendera Jolly Roger berwarna hitam dengan lambang tengkorak dan tulang bersilang terpasang di berbagai rumah dan sudut jalan menarik perhatian warganet.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Salah satu unggahan di platform X (dulu Twitter) akun @Anak_Ogi menuliskan, “Merah putih di atas, One Piece di bawah. Tetap cinta dengan negaranya, tapi tidak dengan pemerintahnya. Merah putih terlalu suci di negara yang rusak. Semoga sampai ke rezim.”

Pernyataan itu menggambarkan keresahan sebagian masyarakat yang merasa kecewa dengan arah pemerintahan saat ini, dan memilih simbol bendera Jolly Roger sebagai bentuk ekspresi.

Bendera Jolly Roger sendiri berasal serial anime Jepang One Piece yang dikenal luas sebagai lambang kebebasan, perlawanan terhadap kekuasaan yang menindas, dan semangat petualangan tanpa batas.

25 Link Desain Banner Bertema 17 Agustus, Cocok untuk Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 80!

Apa Makna Bendera Jolly Roger di One Piece

Meme logo HUT RI 80 dengan bendera bajak laut (X/@seasotosan)

Bagi penggemar berat serial *One Piece*, Jolly Roger bukan sekadar lambang bajak laut. Ia adalah simbol kebebasan absolut, mimpi besar, dan perlawanan terhadap otoritas korup, khususnya Pemerintah Dunia yang otoriternya sering dikritik dalam serial tersebut.

Dalam dunia anime, mengibarkan Jolly Roger berarti menyatakan diri sebagai bajak laut seseorang yang bebas dari aturan dunia dan berani mengejar mimpinya hingga ke ujung dunia.

Bagi kru Topi Jerami, bendera itu mencerminkan nilai-nilai seperti persahabatan, perjuangan, dan pembebasan.

Tak hanya itu, Jolly Roger membantu membedakan kru satu sama lain, dan sering mencerminkan ciri khas sang kapten mulai dari topi jerami milik Luffy, tiga bekas luka di wajah Shanks, hingga kumis khas Shirohige.

Beberapa karakter bahkan menato atau mengenakan lambang ini di tubuh mereka, seperti yang dilakukan Portgas D. Ace.

Uniknya, negara fiksi seperti Kerajaan Drum dalam serial itu pun mengibarkan Jolly Roger setelah dibebaskan dari rezim tirani Wapol, sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem yang menindas.

Namun, di dunia One Piece, mengibarkan Jolly Roger dianggap sebagai kejahatan besar oleh Angkatan Laut. Siapa pun yang melakukannya, baik secara serius maupun sekadar main-main, akan diperlakukan sebagai penjahat.

Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang, perdebatan ini mencerminkan kegelisahan publik yang semakin terasa menjelang pesta kemerdekaan.

Disatu sisi, masyarakat ingin tetap mencintai tanah air, di sisi lain mereka merasa kehilangan harapan pada sistem pemerintahan yang dinilai korup dan tidak berpihak.

Ramainya fenomena bendera bajak laut One Piece sampai salah satu warganet membuat gambar parodi yang menggabungkan logo HUT RI ke 80 dengan Jolly Roger.

Apakah Jolly Roger hanyalah bendera fiksi dari dunia anime, atau sudah menjelma menjadi simbol nyata dari suara-suara yang selama ini tak terdengar? Di tengah gegap gempita perayaan kemerdekaan, pertanyaan ini tampaknya akan terus bergema.

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *