LINGKARWILIS.COM – Bencana alam gempa bumi dengan magnitudo 6,0 guncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Bencana gempa bumi yang terjadi pada Minggu, 17 Agustus 2025 pagi tersebut menewaskan seorang warga.
Melansir dari laman resmi BNPB, laporan meninggalnya korban ini berdasarkan laporan kaji cepat per Minggu (17/8) pukul 23.42 WIB.
Warga yang meninggal dunia merupakan pasien yang sebelumnya dikabarkan kritis usai tertimpa reruntuhan bangungan Gereja Elim Masani pasca gempa bumi terjadi.
Saat gempa terjadi, para jemaat diketahui sedang melaksanakan ibadah pagi di Gereja Elim Masani di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.
Sejumlah jemaat tertimpa reruntuhan material kayu dan batako dari bangunan gereja yang masih dalam tahap konstruksi.
Sementara itu, berdasarkan kaji cepat sementara, tercatat sedikitnya 12 unit rumah mengalami rusak berat dan 33 unit lainnya mengalami rusak ringan.
Seperti diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 6,0 guncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu, 17 Agustus 2025, sekitar pukul 05.38 WIB.
Bea Cukai Malang Gagalkan Penyelundupan 8.000 Botol Arak Bali Ilegal
Pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,30 LS dan 120,62 BT dengan kedalaman 10 kilometer.
Jika dihitung berdasarkan jarak, episentrum gempa tercatat berada di 18 km barat laut Poso, 82 km timur laut Sigi, 89 km barat laut Morowali Utara, 93 km tenggara Kota Palu, dan 1.625 km timur laut Jakarta.
Gempa yang terjadi bertepatan dengan momen peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-80 ini dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Sebagian besar warga yang berada di wilayah Kecamatan Poso Pesisir seperti Desa Masani, Tokorondo, Towu, Pinedapa, Tangkura dan Lape merasakan dampak guncangan.
Di Kabupaten Poso, guncangan kuat gempa bumi dirasakan selama kurang lebih 15 detik.
Penulis: Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





