KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Pertandingan Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persik Kediri dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Minggu (11/1/2026) sore. Duel pekan ke-17 Super League ini diprediksi berjalan ketat, mengingat kedua tim sama-sama membidik kemenangan demi mengamankan posisi di papan klasemen.
Meski laga sarat gengsi, suporter Persik Kediri memastikan tidak hadir langsung di stadion kebanggaan Arema FC tersebut. Kelompok pendukung Persik Mania memilih memberikan dukungan dari Kediri dengan menggelar acara nonton bareng (nobar).
“Sementara ini dari teman-teman komunitas Persik Mania kemungkinan akan mengadakan nobar,” ujar Dian, salah satu perwakilan suporter Persik Mania.
Menurut Dian, keputusan tidak bertandang ke Stadion Kanjuruhan merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Dalam aturan tersebut, suporter tim tamu tidak diperkenankan hadir langsung saat pertandingan tandang, termasuk ketika Persik Kediri menghadapi Arema FC.
“Karena ada larangan suporter tamu, jadi kami all out memberikan dukungan saat latihan sebelum tim berangkat ke Malang,” jelasnya.
Sebelumnya, Persik Mania memang sempat hadir langsung di Stadion Gelora Daha Jayati pada Jumat (9/1/2026) untuk memberi motivasi kepada Ezra Walian dan rekan-rekannya saat sesi latihan. Kehadiran suporter itu diharapkan mampu meningkatkan mental bertanding para pemain jelang laga penting kontra Singo Edan.
Baca juga : Mujahadah Kubro Ponpes Kedunglo, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Wahid Hasyim Kota Kediri
Suporter berharap Persik Kediri mampu meraih hasil maksimal dalam Derby Jatim tersebut.
“Target kami jelas, tiga poin. Apalagi kalau melihat catatan pertemuan sebelumnya, Persik cukup sering meraih kemenangan saat menghadapi Arema FC,” ungkap Dian.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





