KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Performa Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo terus menunjukkan perkembangan positif dalam musim giling 2026. Hingga memasuki hari giling ke-87, PG Ngadiredjo berhasil menggiling tebu sebanyak 5 juta kuintal.
Pencapaian tersebut sekaligus menunjukkan konsistensi PG Ngadiredjo dalam menyerap hasil panen tebu petani sekaligus menjaga kelancaran proses produksi selama musim giling berlangsung.
Plh General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, mengatakan capaian 5 juta kuintal bukan sekadar angka produksi. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kebersamaan, serta dukungan dan doa dari seluruh pihak yang terlibat dalam proses giling.
“Ini bukan sekadar angka, tetapi ini menggambarkan cerita tentang perjuangan, kerja keras, kebersamaan, dan doa baik semua karyawan maupun petani,” ujar Faiz.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan, petani tebu, tenaga tebang, serta para sopir yang selama ini mendukung kelancaran proses produksi.
Baca juga : Dewan Kembali Desak Pemkab Kediri Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Perbatasan Sambi-Srikaton
Menurutnya, capaian tersebut menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran PG Ngadiredjo untuk terus meningkatkan performa produksi. Target berikutnya adalah mencapai angka 6 juta kuintal tebu yang digiling.
“Ini memacu semangat kami untuk terus meningkatkan performa agar segera mencapai angka 6 juta kuintal,” imbuhnya.
Pada musim giling 2026, PG Ngadiredjo menargetkan mampu menggiling sebanyak 11 juta kuintal tebu. Target tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, terutama karyawan dan petani tebu sebagai mitra utama dalam penyediaan bahan baku.
Dengan sinergi yang terus terjaga, PG Ngadiredjo optimistis target giling yang telah ditetapkan dapat direalisasikan hingga akhir musim giling.
Sementara itu, Manajer Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, mengatakan ketersediaan bahan baku tebu (BBT) menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai target 11 juta kuintal.
Baca juga : Semarak HUT ke-81 RI, Kodim 0809/Kediri Gelar Lomba Meriah Bersama Keluarga Besar TNI
Ia memastikan stok tebu sebagai bahan baku produksi diproyeksikan mencukupi. Kelancaran pasokan juga terus dijaga melalui koordinasi antara PG Ngadiredjo, petani, serta tim tebang dan angkut.
“Untuk mencapai 11 juta kuintal dipastikan stok bahan baku tebu (BBT) bisa tercukupi. Dengan saling berkoordinasi dan kolaborasi dengan petani serta bagian tebang angkut, diharapkan suplai tebu berjalan lancar. Kami optimis dan mohon doa restunya,” pungkas Sabar.***
Editor : Hadiyin





