Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kekosongan jabatan Kepala Inspektorat Kota Kediri akhirnya berakhir. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali, menunjuk pejabat baru untuk mengisi posisi strategis tersebut setelah sebelumnya sempat lowong.
Penetapan ini dilakukan pasca mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan OPD. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih di lingkup Pemkot Kediri.
Mbak Wali menegaskan, Inspektorat memiliki peran vital sebagai lembaga pengawas internal, baik dalam mencegah penyimpangan maupun memastikan keberlangsungan tata kelola pemerintahan. Ia menekankan bahwa pengawasan harus terus diperkuat agar tercipta sistem yang akuntabel.
“Yang terpenting adalah membangun kolaborasi antar OPD. Dengan kerjasama yang solid, saya yakin tantangan ke depan bisa dihadapi bersama,” ungkap Mbak Wali, Senin (29/09/2025).
Baca juga : Persik Kediri Bungkam Persijap Jepara 0-2, Ong Kim Swee Puji Performa Pemain
Adapun sosok yang dipercaya menjabat Plt. Kepala Inspektorat Kota Kediri adalah Edi Darmasto. Selain tugas barunya, ia juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Edi dikenal memiliki pengalaman di bidang pengawasan, sehingga diyakini mampu membawa Inspektorat lebih efektif.
Dengan terisinya posisi ini, Pemkot berharap kinerja Inspektorat semakin optimal serta mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Lebih lanjut, Mbak Wali menyebut mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, rotasi jabatan adalah hal yang wajar dalam birokrasi.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Tertibkan Reklame Liar dan Kadaluarsa
“Mutasi adalah kesempatan untuk belajar hal baru, mengembangkan kapasitas, dan memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat. Organisasi harus tetap dinamis agar roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa mutasi ini dilakukan berdasarkan uji psikologi dan kompetensi. Para pejabat diminta segera beradaptasi, bekerja profesional, serta menjaga komitmen pengabdian kepada masyarakat.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





