LINGKARWILIS.COM – Seorang pria berusia 35 tahun tewas secara tragis setelah tersedot ke dalam mesin pesawat di Bandara Internasional Il Caravaggio, atau yang juga dikenal sebagai Bandara Milan Bergamo, Italia pada Selasa (8/7/2025) pagi waktu setempat.
Insiden terjadi sekitar pukul 10.20 waktu lokal, saat sebuah pesawat jet milik maskapai asal Spanyol, Volotea Airlines tengah bersiap lepas landas menuju Asturias, Spanyol barat laut dengan mengangkut 154 penumpang dan enam awak.
Menurut laporan Corriere della Sera dan Metro UK, pria tersebut menerobos masuk ke area terbatas bandara dan menembus pintu keamanan yang mengarah langsung ke apron atau area parkir pesawat.
Pria tersebut berlari ke arah pesawat yang sedang dalam proses lepas landasan lalu akhirnya tersedot ke salah satu mesin turbofan pesawat Volotea saat mendekati kemudian dirinya dinyatakan meninggal di tempat dengan keadaan memprihatinkan.
Viral! Speaker GBK Keluarkan Suara Desahan, Manajemen Angkat Bicara dan Sampaikan Minta Maaf
“Seseorang, yang bukan penumpang atau petugas bandara, memasuki landasan tanpa izin saat pesawat sedang bersiap lepas landas. Sayangnya, orang tersebut tertabrak mesin dan telah meninggal dunia. Maskapai sangat menyesalkan insiden tragis ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujar Volotea Airlines dalam siaran pers resmi yang dikutip dari PEOPLE.
Diduga Sengaja Menabrakkan Diri
Informasi tambahan dari sumber kepolisian mengungkap bahwa pria tersebut tengah dalam masa pemulihan dari riwayat ketergantungan narkoba dan disebut sedang mencoba membangun kembali hidupnya.
Beberapa laporan menyebut bahwa korban, yang diidentifikasi sebagai Russo, sempat melepas diri dari pengawasan petugas polisi perbatasan sebelum berlari menuju landasan.
Rekaman CCTV yang diperoleh otoritas setempat menunjukkan Russo berlari ke arah pesawat dan diduga secara sengaja menabrakkan diri ke mesin pesawat.
Petik Buah Langsung dari Kebun, Wisata Favorit Keluarga di Kota Batu
Sumber bandara menyampaikan kepada media lokal bahwa pria itu sebelumnya memasuki bandara dengan mobil, kemudian salah arah di dekat terminal, meninggalkan kendaraannya, dan langsung menuju ke area kedatangan di lantai dasar. Ia kemudian menerobos pintu keamanan dan mencapai area pesawat yang siap berangkat.
Pengelola bandara, SACBO, dalam pernyataan di akun resmi X (sebelumnya Twitter) menyebut bahwa operasi penerbangan sempat dihentikan selama satu setengah jam mulai pukul 10.20 hingga 12.00 karena insiden yang terjadi di area taksi (taxiway) pesawat.
Situs web resmi bandara juga menyatakan bahwa penyelidikan menyeluruh sedang dilakukan oleh otoritas penegak hukum terkait penyebab pasti dan kronologi kejadian.
Volotea Airlines menyampaikan bahwa dukungan psikologis telah diberikan kepada penumpang dan kru yang menyaksikan atau terdampak insiden tragis tersebut.
“Keselamatan dan kesejahteraan penumpang, awak, dan mitra bandara Volotea merupakan prioritas utama maskapai. Sekali lagi kami menyampaikan belasungkawa kepada seluruh pihak yang terdampak insiden ini.” tulis Volotea dalam pernyataan tertulis.
Seluruh penumpang dialihkan ke penerbangan pengganti Volotea yang diberangkatkan pada pukul 16.43 waktu setempat dan tiba di Bandara Asturias pada pukul 18.50.
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya