Kuota Jalur Masuk dalam PPDB SMP di Ponorogo Diubah, Dindik Dorong Kepsek Aktif Sosialisasi

Kuota Jalur PPDB SMP di Ponorogo Diubah, Dindik Dorong Kepsek Aktif Sosialisasi
Kepala Dindik Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2025/2026, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo mengumumkan adanya penyesuaian kuota jalur masuk untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Perubahan ini dilakukan untuk memberikan peluang lebih besar bagi siswa dalam memilih sekolah sesuai keinginannya.

Kepala Dindik Ponorogo, Nurhadi Hanuri, mengungkapkan bahwa pelaksanaan PPDB akan dimulai pada 16 Juni mendatang. Meskipun skema penerimaan masih mengacu pada empat jalur utama — zonasi, afirmasi, prestasi, dan mutasi — proporsi kuotanya mengalami revisi dibanding tahun sebelumnya.

“Skemanya tetap, hanya komposisi kuotanya yang kami sesuaikan,” kata Nurhadi.

Baca juga : Libur Panjang Waisak, Lalu Lintas di Perbatasan Kediri Tetap Lancar, Ini Infonya

Adapun rincian kuota PPDB SMP tahun ini dibagi menjadi: 40 persen untuk jalur zonasi, 20 persen afirmasi, 25 persen prestasi, dan lima persen mutasi. Angka ini berbeda dari tahun lalu, di mana zonasi mencapai 50 persen, afirmasi 15 persen, dan prestasi 30 persen.

Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), sistem penerimaan tidak mengalami perubahan. Jalur masuk masih terdiri dari zonasi, afirmasi, dan mutasi dengan pembagian kuota yang sama seperti tahun sebelumnya.

Nurhadi juga menegaskan bahwa seleksi tetap mengandalkan nilai rapor tanpa ujian akademik. Untuk jalur zonasi, syarat kependudukan yang digunakan adalah Kartu Keluarga (KK) dengan masa minimal satu tahun.

Baca juga : Bus Persik Kediri Dihujani Batu di Malang, Evaluasi Keamanan Panpel Arema FC Jadi Sorotan

Selain itu, pihak Dindik meminta seluruh kepala sekolah di bawah naungannya untuk proaktif menyosialisasikan informasi PPDB kepada masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah desa pun dinilai penting untuk menjangkau lebih banyak calon siswa, terutama di wilayah yang rawan kekurangan peserta.

“Kepala sekolah harus bergerak aktif. Jangan sampai ada anak yang tidak mengakses pendidikan hanya karena kurang informasi,” tutup Nurhadi.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D