Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Wajah baru kawasan Lapangan Gajah Mada di Lamongan segera hadir dengan desain yang lebih modern dan estetis. Proyek penataan ruang terbuka hijau yang digarap Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP-CK) Lamongan ini menghadirkan taman tematik dilengkapi air mancur berwarna yang dapat menari, memperkuat kawasan tersebut sebagai pusat ruang publik di jantung kota.
Area yang berada di Jalan Sumargo, Kelurahan Sidoharjo itu disiapkan menjadi ikon baru Lamongan. Pekerjaan dipercayakan kepada CV Alvira Cipta Lestari dengan nilai kontrak Rp 924.164.100, bersumber dari APBD Lamongan tahun 2025.
Kabid Perumahan dan Permukiman DPRKP-CK Lamongan, Agus Pindo Basuki—mewakili Kepala Dinas M. Fahrudin Ali Fikri menyampaikan bahwa seluruh tahapan proyek dituntut memenuhi standar kualitas, transparansi, dan keamanan kerja.
“Kami rutin turun memantau progres di lapangan. Setiap pekerjaan harus presisi, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya, Rabu (10/12/2025).
Baca juga : Usai Jeda Kompetisi, Manajer dan Pelatih Baru Persik Kediri Bahas Kondisi Skuad
Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan pengerjaan sesuai standar teknis. Saat ini, proyek berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Rekam jejak positif CV Alvira Cipta Lestari sebagai pelaksana juga mendapat apresiasi. Direktur perusahaan, Roimatus Sholihah, menegaskan komitmen perusahaannya dalam menjaga kualitas hasil pembangunan.
“Kami berupaya menjaga ritme agar tidak meleset dari timeline. Mutu pengerjaan dan transparansi menjadi prinsip utama kami,” ujarnya.
Salah satu pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi adalah penanaman pohon palem lontar. Dari rencana awal 14 batang, pihak pelaksana menambah 3 pohon sehingga total menjadi 17 batang.
Baca juga : Gasak Kotak Amal Masjid di Tulungagung, Warga Kediri Ditangkap Polisi
“Palem lontar tidak bisa diperlakukan seperti pohon lain. Risiko mati sangat tinggi, sehingga proses penanaman harus dilakukan tenaga ahli,” jelasnya.
Selain palem lontar, penataan taman meliputi pembangunan kolam, pemasangan air mancur menari berwarna-warni, penanaman aneka bunga, serta pemasangan batu alam untuk memperkuat nilai estetika kawasan.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





