Kediri, LINGKARWILIS.COM – Polres Kediri Kota terus menanamkan nilai spiritualitas di kalangan anggotanya melalui program Karomah (Kamis Rohani dan Mental Sampai di Hati), sebagai upaya membentuk personel kepolisian yang tak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara rohani.
Program pembinaan ini rutin dilaksanakan setiap hari Kamis setelah apel pagi, dan diikuti oleh seluruh anggota sesuai dengan agama masing-masing. Bagi anggota beragama Islam, kegiatan dipusatkan di Masjid Baiturahim, sementara anggota Nasrani mengikuti ibadah di ruang Vidcon Mapolres.
“Kami ingin membentuk sosok polisi yang seimbang—tangguh secara mental dan spiritual. Semangat anggota luar biasa, ini menjadi modal penting,” ujar Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., usai pelaksanaan Karomah, Kamis (24/4/2025).
Baca juga : Kaesang Kunjungi Kabupaten Kediri, Dorong Pembangunan Daerah yang Lebih Maju
Kapolres menjelaskan, Karomah hadir sebagai ruang refleksi bagi personel untuk menyeimbangkan tekanan kerja dengan pembinaan batin. Ia berharap kegiatan ini dapat membantu anggota tetap tenang, sabar, dan mampu mengelola emosi dengan baik dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.
“Menjadi pelindung dan pengayom masyarakat adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia tetapi juga di hadapan Tuhan,” tegasnya.
Sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan Polres, Kapolres turut menyerahkan mushaf Al-Qur’an kepada takmir Masjid Baiturahim, agar dapat dimanfaatkan jamaah untuk memperdalam pemahaman agama.
Melalui Karomah, Polres Kediri Kota berharap lahirnya sosok polisi yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas tinggi dan berjiwa humanis dalam melayani masyarakat.***
Reporter: Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin






