LINGKARWILIS.COM – Pelaksanaan ibadah haji 2025 telah memasuki fase akhir, yakni proses pemulangan jemaah ke Tanah Air. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petugas haji atas dedikasi dan kerja keras mereka selama proses penyelenggaraan berlangsung.
“Petugas kita telah berjuang di medan yang berat, di tengah cuaca yang sangat panas. Mereka memiliki martabat, keluarga, dan telah berkorban besar. Jangan sampai perjuangan mereka dianggap remeh,” ujar Menag, Kamis (12/6/2025) seperti dilansir dari laman Kemenag.
Menag juga menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik, aman, dan tanpa gangguan serius. Ia menepis berbagai isu negatif yang beredar dengan menyarankan agar masyarakat bertanya langsung kepada jemaah, bukan pihak lain. “Kalau ingin tahu kenyataan di lapangan, tanya langsung ke yang merasakannya,” tegasnya.
Baca juga : SPMB SMP Kabupaten Kediri Dimulai 23 Juni, Dilaksanakan dalam Dua Tahap
Pernyataan Menag diperkuat testimoni para jemaah. Moh. Rami, jemaah asal Lombok Tengah dari kloter LOP 02, menyatakan pelayanan yang diterimanya selama ibadah haji berjalan lancar, tanpa kendala berarti.
“Fasilitas seperti hotel, konsumsi, dan transportasi sangat memadai. Termasuk perjalanan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) berlangsung tertib,” ujar Rami yang berhaji bersama istrinya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kesabaran menjadi kunci utama selama prosesi di Armuzna, mengingat padatnya jemaah. “Yang penting sabar dan banyak berdoa. Karena kita berada di antara jutaan orang, tidak bisa berharap semua berjalan seperti di Indonesia,” katanya.
Baca juga : Revitalisasi Jalan Stasiun Kota Kediri Dimulai, Target Selesai Akhir 2025
Hal senada disampaikan jemaah lain, Sahwan Marzuki. Ia bersyukur mendapat kesehatan selama menjalankan ibadah haji dan merasa puas dengan pelayanan yang diterima. “Makanannya cukup dan pelayanan sangat baik. Hanya saja menunya bisa lebih bervariasi,” ujar Sahwan.
Ia juga memuji ketepatan waktu dan keteraturan dalam distribusi logistik di pemondokan. “Semua berjalan tepat waktu. Saya sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan fasilitas yang diberikan,” tambahnya.
Dengan berbagai testimoni tersebut, pelaksanaan haji 2025 mendapat penilaian positif dari jemaah, yang menilai pelayanan dan logistik berjalan optimal meskipun menghadapi tantangan di lapangan.***
Editor : Hadiyin





