Merintis Usaha di Era Digital, Kisah Pemuda Kediri Bertahan dengan Mainan Pesawat Gabus

Merintis di Era Digital: Kisah Pemuda Kediri Bertahan dengan Mainan Pesawat Gabus
Mohammad Ridho Subekti saat berproses membuat mainan pesawat (rizky)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Di tengah gempuran era digital, Mohammad Ridho Subekti, seorang pemuda berusia 22 tahun asal Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, tetap bertahan dengan usaha mainan pesawat gabus yang dirintisnya sejak duduk di bangku SMA.

Berawal dari ilmu yang diberikan sang ayah pada 2019, Ridho kini tidak hanya sekadar membuat mainan pesawat, tetapi juga menjadikannya sebagai sumber penghasilan sekaligus pengalaman berharga dalam berwirausaha.

Ridho mengenang bagaimana ayahnya pertama kali mengenalkan mainan pesawat yang dapat kembali ke pemiliknya setelah dilempar. Mainan ini populer di Malang, sehingga ayahnya melihat peluang bisnis untuk membuat dan menjualnya sendiri. Namun, proses menemukan cara agar pesawat bisa kembali sendiri tidaklah mudah.

Baca juga : Kapolres Kediri Kota Pimpin Upacara PTDH Secara In Absentia

“Awalnya ayah hanya mengamati dan membongkar mainan itu untuk memahami cara kerjanya. Kami butuh waktu satu bulan untuk menemukan titik keseimbangannya,” ujar Ridho, alumni SMA Taruna Kediri.

Setelah berhasil menguasai teknik pembuatannya, ayahnya pun membagikan ilmu tersebut kepada Ridho, yang kala itu masih berusia 17 tahun. Tanpa ragu, Ridho pun mulai belajar dan menekuni usaha tersebut sambil tetap menjalani pendidikan.

“Daripada tidak melakukan apa-apa, lebih baik saya cari pengalaman, bantu orang tua, sekaligus melatih mental untuk berwirausaha,” katanya.

Baca juga : Jelang Puasa, DKPP Kabupaten Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga

Saat masih duduk di bangku sekolah, Ridho tidak malu berjualan. Setiap akhir pekan, ia membantu ayahnya menjajakan pesawat mainan di Simpang Lima Gumul (SLG) menggunakan obrok. Hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai sekolahnya.

Awalnya, satu mainan dijual seharga Rp 6 ribu, namun kini naik menjadi Rp 8 ribu per unit. Pemasarannya pun berkembang, tidak hanya berjualan keliling Kota dan Kabupaten Kediri, tetapi juga menyasar PAUD, TK, acara pengajian, dan karnaval desa.

Sejak 2022, produk buatannya bahkan sudah merambah Blitar, dengan pengiriman rutin 100-200 unit setiap minggu ke kios pedagang di Makam Bung Karno.

Meskipun bisnis mainan tradisional ini harus bersaing dengan gadget dan permainan digital, Ridho tetap bertahan. Ia pun mulai memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran.

“Sekarang, saya juga memanfaatkan media sosial agar lebih banyak orang mengenal mainan ini,” ungkapnya.

Salah satu momen yang disyukurinya adalah ketika sang ayah menemukan gabus bekas yang dibuang di tempat sampah, yang kemudian dikumpulkan untuk dijadikan bahan baku. Hal ini membantu menghemat biaya produksi sekaligus mengurangi limbah.

“Saya berharap usaha ini bisa terus berkembang dan semakin dikenal oleh banyak orang,” pungkasnya.***

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D