Minta Maaf ke Polisi! Lagu Band Punk Sukatani Bayar Bayar Bayar Terpaksa Dihapus dari Spotify

Minta Maaf ke Polisi! Lagu Band Punk Sukatani Bayar Bayar Bayar Terpaksa Dihapus dari Spotify
Sukatani dalam album gelap gempita

LINGKARWILIS.COM – Band post-punk Sukatani asal Purbalingga. Jawa Tengah mendadak menjadi perbincangan warganet setelah video minta maaf terbuka mereka pada Institusi Kepolisian menjadi viral di media sosial.

Pada video berdurasi 1:47 menit yang diunggah Kamis (20/2/2024), Sukatani meminta maaf atas lagu Bayar Bayar Bayar milik mereka yang mengandung lirik “Bayar Polisi”.

Menurut Sukatani, lagu Bayar Bayar Bayar itu diciptakan untuk oknum polisi oknum kepolisian yang melanggar peraturan.

Dari adanya polemik yang terjadi, Sukatani menegaskan telah mencabut dan menarik lagu Bayar Bayar Bayar salah satunya di platform. Spotify

Lirik Lagu Garam dan Madu yang Viral dan Trending di Sosial Media, Jadi Perdebatan di X?

Twister Angel dan Alectroguy yang ,mewakili dalam video permintaan maaf juga meminta pada seluruh pengguna media sosial untuk menghapus video mereka yang mendukung unsur lirik “Bayar Polisi”.

“Dengan ini saya menghimbau kepada semua pengguna akun media sosial yang telah memiliki lagu kami dengan judul Bayar Bayar Bayar lirik lagu Bayar Polisi agar menghapus dan menarik semua video kami. Karena apabila ada risiko di kemudian hari sudah bukan tanggung jawab kami.” Kata Alectroguy.

Melansir akun @prodokatif di X, sebelumnya pada Senin (17/2/2025) mereka mengunggah video Sukatani saat konser di Jogja dengan membawakan lagu Bayar Bayar Bayar.

Belum sampai 2 menit, pihak band post-punk itu menghubungi akun @prodokatif untuk menghapus postingan mereka.

‘Saat itu juga prodmin turunkan, sambil bertanya-tanya, tumben, tumben sekali Sukatani begini.
Dan dugaan-dugaan muncul, hingga kemudian prodmin coba klarifikasi ke salah satu mereka via Whatsapp.
Dan ya saat inilah yang terjadi. Tetap semangat, Sukatani, kami bersama kalian!” Tulisnya di X.

Lirik Lagu Jingle Bells, Musik Paling Ikonik untuk Merayakan Natal dengan Gembira dan Penuh Suka Cita

Album Gelap Gempita

Lagu Bayar Bayar Bayar dirilis pada 24 Juli 2023 yang masuk dalam dalam album Gelap Gempita bersama tujuh lagu lainnya dengan lirik tajam.

Album ini menyoroti isu sosial dan lingkungan melalui musik Post-Punk yang dipadukan dengan nuansa New Wave, Gothic-Rock, dan Synth-Pop.

Dalam konteks aktivisme musik Indonesia yang didominasi Hip Hop, Folk, dan Hardcore Punk, Sukatani menawarkan warna baru yang mengingatkan pada Le Tigre dengan sentuhan dance punk.

Mereka merefleksikan perubahan selera musik anak muda dalam gerakan politik, di mana budaya maskulin bertemu dengan ekspresi populer yang lebih inklusif.

Album ini tidak hanya mengkritik sistem yang bobrok tetapi juga mengajak masyarakat menyalurkan suara mereka melalui seni populer yang tumbuh di akar rumput.

Dengan nada lantang dan ritme yang mengajak bergoyang, Sukatani merayakan perlawanan terhadap kuasa kapitalis.

Lirik Bayar Bayar Bayar

Mau bikin SIM, bayar polisi
Ketilang di jalan, bayar polisi
Touring motor gede, bayar polisi
Angkot mau ngetem, bayar polisi

Aduh, aduh, ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi
Mau bikin gigs, bayar polisi
Lapor barang hilang, bayar polisi

Masuk ke penjara, bayar polisi
Keluar penjara, bayar polisi
Aduh, aduh, ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Mau korupsi, bayar polisi
Mau gusur rumah, bayar polisi
Mau babat hutan, bayar polisi
Mau jadi polisi, bayar polisi

Aduh, aduh, ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D