Munif Syarif Terpilih Jadi Ketua KONI Lamongan 2026–2030, Fokus Persiapan Porprov Jatim 2027

Munif Syarif Terpilih Jadi Ketua KONI Lamongan 2026–2030, Fokus Persiapan Porprov Jatim 2027
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Olah Raga Kabupaten Lamongan.(Suprapto )

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Munif Syarif terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan periode 2026–2030. Ia ditetapkan melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang berlangsung di Pendopo Lokatantra, Rabu (14/10/2026).

Usai terpilih, Munif mengajak seluruh anggota dan insan olahraga di Lamongan memperkuat kebersamaan serta membangun kerja kolektif untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Menurutnya, sinergi antarpengurus dan seluruh pemangku kepentingan olahraga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan perkembangan yang telah dicapai sekaligus mempersiapkan atlet secara optimal untuk menghadapi Porprov X Jawa Timur 2027,” ujarnya.

Munif berharap kepengurusan baru dapat merumuskan strategi pembinaan yang lebih terarah, meningkatkan kualitas pelatih, serta mendorong setiap cabang olahraga agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Baca juga : PHRI Kabupaten Kediri Kukuhkan Pengurus Periode 2026–2031, Perkuat Sinergi Pariwisata

Sementara itu, Ketua Umum KONI Lamongan periode sebelumnya, Hery Pranoto, menyampaikan bahwa perkembangan olahraga di daerah tersebut menunjukkan kemajuan. Salah satu indikatornya terlihat dari bertambahnya jumlah cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI.

Pada 2022, KONI Lamongan menaungi 29 cabang olahraga. Jumlah tersebut meningkat menjadi 49 cabang olahraga pada 2026, atau bertambah 20 cabang dalam kurun waktu empat tahun.

Hery menilai pertumbuhan tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam berbagai cabang olahraga. Jumlah cabang olahraga di Lamongan pun dinilai masih berpotensi bertambah.

Dari 49 cabang olahraga yang ada, sebanyak 47 cabang telah dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya. Sejumlah cabang olahraga baru, termasuk dayung dan tinju, juga direncanakan ikut berkompetisi.

Baca juga : Disdagrin Kabupaten Kediri Pastikan Pasar Ngadiluwih Beroperasi Awal Desember 2026

Hery menambahkan, Lamongan memiliki sejumlah cabang olahraga unggulan yang telah menunjukkan prestasi pada Porprov sebelumnya. Dalam Porprov VIII Jawa Timur 2023, beberapa cabang olahraga yang mencatatkan hasil menonjol antara lain petanque, tarung derajat, catur, biliar, karate, gulat, dan sambo.

Cabang olahraga petanque bahkan berhasil meraih predikat juara umum pada ajang tersebut. Selain itu, perkembangan positif juga terlihat pada cabang mixed martial arts (MMA), kriket, loncat indah, panjat tebing, pencak silat, dan tarung derajat.

“Semakin banyak cabang olahraga, tinggal bagaimana kepengurusan KONI yang baru meningkatkan prestasinya, tidak hanya atlet, tetapi juga pelatih,” ungkap Hery.

Ia berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan kesinambungan pembinaan yang sudah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga, khususnya atlet dan pelatih.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi perkembangan organisasi KONI serta prestasi yang telah diraih para atlet daerah. Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menilai bertambahnya jumlah cabang olahraga menjadi modal penting untuk memperluas potensi prestasi Lamongan.

Menurutnya, masih ada sejumlah cabang olahraga yang berpeluang dikembangkan dan membentuk kepengurusan di Kabupaten Lamongan.

“Tadi disampaikan hari ini sudah ada 49 cabang olahraga dalam naungan KONI. Insyaallah ke depan akan lebih banyak lagi karena masih ada beberapa cabang olahraga yang nanti akan membentuk cabang olahraga baru di Lamongan,” terang Pak Yes.

Ia juga menyoroti potensi cabang olahraga seperti dancesport serta Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) yang dinilai dapat dikembangkan untuk berpartisipasi dalam Porprov maupun kejuaraan lainnya.

Pak Yes berharap Musorkab tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.

Dengan kepengurusan baru dan bertambahnya jumlah cabang olahraga, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap pembinaan dapat berjalan semakin terarah. Persiapan menghadapi Porprov X Jawa Timur 2027 menjadi salah satu agenda utama KONI Lamongan periode 2026–2030 untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah.***

Reporter: Suprapto
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *