LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Genap seratus hari menjabat, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara mencatat capaian membanggakan. Berdasarkan survei independen, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja mereka mencapai 80,6 persen—kategori tinggi.
Angka ini mencerminkan respons positif publik terhadap langkah nyata pembangunan yang digagas keduanya sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025.
Dalam pemaparan capaian program 100 hari kerja di Guest House Pendopo Lamongan, Sabtu (7/6/2025), pasangan yang akrab disapa Pak Yes dan Mas Dirham menegaskan bahwa fokus utama pembangunan mengacu pada kesinambungan, inovasi, dan percepatan.
Baca juga : Sapi Kurban Mengamuk di Lamongan, Warga Terpental dan Penyembelihan Terpaksa Dilakukan di Sawah
“Kami bersama Mas Dirham telah mengawali kerja dengan menuntaskan berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Pak Yes.
Ekonomi dan Pertanian: Konsisten Jaga Predikat Lumbung Pangan
Lamongan berhasil mempertahankan statusnya sebagai lumbung pangan nasional dengan produksi padi mencapai 541.751 ton hingga April 2025, berkat optimalisasi lahan bero di beberapa kecamatan seperti Babat, Sekaran, dan Kembangbahu. Di sektor perikanan budidaya, produksi tercatat mencapai 13.960 ton, sementara ekspor daging unggas ke wilayah timur Indonesia menyentuh 16 ton.
“Harga gabah kering tahun ini bahkan melebihi harga patokan pemerintah. Ini menunjukkan daya beli petani membaik dan distribusi pupuk pun aman,” ungkapnya.
UMKM Tumbuh dan Ekspor Menguat
Pemkab Lamongan juga menaruh perhatian besar pada penguatan ekonomi lokal. Nilai ekspor daerah melonjak hingga Rp 20,7 triliun. Sebanyak 11 produk UMKM lolos kurasi nasional, enam di antaranya berhasil menjalin kerja sama ekspor dengan Hong Kong, dan sepuluh produk lainnya telah tersedia di jaringan ritel nasional seperti Alfamart.
Untuk mendorong daya serap pasar lokal, Pak Yes mengeluarkan Surat Edaran kepada ASN dan swasta agar menggunakan produk UMKM Lamongan. Saat ini, 270 koperasi tengah dalam proses legalisasi dan 134 desa telah resmi memiliki akta pendirian koperasi.
Infrastruktur dan Energi: Penerangan Hidup, Jalan Diperbaiki
Pemeliharaan jalan dilakukan di 27 ruas strategis. Tak hanya itu, 531 titik lampu jalan kembali menyala dan 104 tiang baru telah dipasang. Air bersih kini mengalir ke 1.500 rumah melalui sambungan baru.
Proyek besar Jalan Mantap Lamongan (Jamula) akan mulai dikerjakan Juni ini, diawali dari ruas Kranji–Payaman. Sedikitnya lima ruas jalan lain sedang dalam proses lelang, di antaranya Dradah–Kedungpring dan Lamongrejo–Garung.
Lingkungan Hidup: Sampah dan RTH Jadi Prioritas
Sebanyak 167 titik sampah liar ditertibkan, 805 spanduk liar dibersihkan, dan 820 pohon ditanam di berbagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pemeliharaan dilakukan di 32 lokasi, sementara TPST Dadapan segera dibuka untuk penanganan sampah di wilayah utara Lamongan.
Kesehatan dan Stunting: Penurunan Signifikan
Lamongan berhasil mencatatkan penurunan angka stunting drastis dari 27,5 persen pada 2023 menjadi 6,9 persen tahun ini. Capaian ini menjadikan Lamongan terbaik kedua di Jawa Timur dalam penanganan stunting. Di sisi lain, pelayanan kesehatan diperluas melalui soft launching RSUD Ki Ageng Brondong di wilayah pesisir utara.
Pendidikan: Ciptakan Generasi Emas
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan tahun ini menyentuh angka 75,9—melewati rata-rata provinsi dan nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyasar 177 sekolah, dan SMPN 1 Lamongan menjadi proyek percontohan sekolah digital inklusif. Pemerintah juga terus memberikan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Keagamaan dan Sosial: Inklusi Melalui YSS dan Gema Tawaf
Dukungan terhadap tokoh agama diberikan melalui penyaluran insentif untuk imam, takmir, modin, guru ngaji, dan rohaniawan melalui Kartu Yakin Sejahtera (YSS). Sebanyak 244 sertifikat tanah wakaf berhasil diterbitkan lewat program Gerakan Bersama Pendaftaran Tanah Wakaf (Gema Tawaf). Gerakan One Week One Juz juga terus digalakkan.
Pelayanan Publik: Terintegrasi dan Responsif
Komitmen peningkatan pelayanan publik diwujudkan melalui kanal aduan “Lapor Pak Yes” yang terkoneksi langsung dengan seluruh OPD. Tiga Mall Pelayanan Publik Mini diaktifkan di Kecamatan Ngimbang, Babat, dan Paciran. Sebanyak 205 perizinan berhasil diterbitkan dalam periode ini.
Survei kepuasan masyarakat yang dilakukan antara 20–27 Mei 2025 menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diambil duet Yuhronur–Dirham mendapat apresiasi luas dari warga Lamongan. Tingkat kepuasan sebesar 80,6 persen menandai awal kepemimpinan yang kuat dan menjanjikan.
Reporter: Suprapto
Editor: Hadiyin