LINGKARWILIS.COM – Pasca kericuhan yang sempat mengguncang Kota Kediri upaya menjaga kondusivitas kini tak hanya bertumpu pada aparat kepolisian. Peran aktif warga kembali ditegaskan sebagai kunci menjaga ketenangan lingkungan.
Hal itu tampak saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Tosaren, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota, Aiptu Yulianto melakukan sambang dan sosialisasi kamtibmas di warung milik Bang Aris, RT 07 RW 03, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Jumat (5/9/2025).
Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan imbauan khusus kepada warga dan tokoh masyarakat setempat. Aiptu Yulianto menekankan agar orang tua lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama di malam hari.
“Selain itu, kami mengingatkan agar warga menghindari kerumunan lebih dari 10 orang tanpa tujuan yang jelas pada malam hari, karena hal itu berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Polres Malang Tetapkan 13 Tersangka Kasus Pengrusakan Pos Polisi dan Kantor Polsek
Ia juga mendorong tokoh masyarakat untuk proaktif melapor jika terjadi sesuatu yang mencurigakan. “Kami mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga kondusivitas Tosaren, terutama pasca kejadian pengrusakan beberapa waktu lalu. Sinergi masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama,” tambahnya.
Dukungan penuh pun datang dari tokoh masyarakat setempat, H. Thofik. Ia menilai kolaborasi ini sangat penting untuk mencegah potensi kerawanan.
“Kami masyarakat Tosaren berkomitmen menjaga kampung ini tetap aman, damai, dan tidak terprovokasi isu-isu yang bisa memecah persatuan,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut berlangsung akrab dan mendapat sambutan hangat dari warga. Harmoni komunikasi antara aparat dan masyarakat diharapkan memperkuat ketangguhan Tosaren dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan ke depan.
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





