Batu, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Batu terus memperkuat jaring pengaman sosial melalui program perlindungan tenaga kerja bagi masyarakat rentan. Komitmen ini ditandai dengan penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan oleh Wali Kota Batu, Nurochman, dalam apel pagi di Balai Kota Among Tani, Senin (20/4/2026).
Program yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja Kota Batu ini menyasar pekerja sektor informal serta kelompok masyarakat rentan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 13.590 jiwa telah mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dengan total nilai iuran mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Dalam sambutannya, Nurochman menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pekerja informal.
“Manfaatnya besar, memberi rasa aman bagi mereka yang bekerja di sektor informal, serta melindungi keluarganya jika terjadi risiko kerja maupun musibah,” ujarnya.
Baca juga : Truk ODOL Dikeluhkan, Penambang Pasir Kediri Raya Minta Penertiban ke DPRD
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperingati Hari Kartini pada 21 April dengan mengenakan pakaian nasional serta meneladani semangat kesetaraan yang diperjuangkan R. A. Kartini.
Di sisi lain, Pemkot Batu tengah membuka seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Nurochman mengajak putra-putri terbaik daerah untuk berpartisipasi secara profesional, mengingat masa pendaftaran yang tinggal beberapa hari.
Menutup arahannya, ia memohon doa restu kepada masyarakat karena dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada Rabu (22/4/2026). Selama menjalankan ibadah, roda pemerintahan di Kota Batu akan dipimpin oleh Wakil Wali Kota sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota.
Baca juga : Sebanyak 15.700 Siswa SD di Kabupaten Kediri Ikuti TKA 2026 Bertahap Empat Gelombang
“Pelayanan publik harus tetap berjalan optimal. Saya titip Kota Batu kepada saudara semua,” pungkasnya.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin





