Batu, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Batu secara serius menyoroti kinerja Perumdam Among Tirto yang dinilai belum sepenuhnya mampu memberikan layanan air bersih secara optimal kepada masyarakat.
Sorotan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, dalam forum Penyampaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026 yang digelar Selasa (23/12/2025). Dalam agenda tersebut, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, turut hadir dan memberikan penegasan serupa.
Nurochman menegaskan bahwa pembahasan RKA tidak boleh sekadar menjadi agenda formal tahunan, melainkan harus dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi menyeluruh terhadap berbagai persoalan layanan air bersih yang masih kerap dikeluhkan warga.
Ia menyebut sejumlah masalah yang hingga kini belum terselesaikan, seperti distribusi air yang belum merata, kebocoran jaringan, hingga kualitas pelayanan pelanggan.
“Pembahasan RKA harus menjadi tolok ukur keseriusan Perumdam dalam meningkatkan kualitas layanan, bukan hanya sebatas administrasi,” tegas Nurochman, Rabu (24/12).
Baca juga : Patroli Vespa Antik, Wakapolres Batu Tampilkan Pengamanan Natal yang Humanis
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Batu mengharapkan perubahan nyata dari Perumdam Among Tirto. Sebagai badan usaha milik daerah yang mengelola kebutuhan vital masyarakat, Perumdam diminta tidak hanya berorientasi pada kinerja keuangan, tetapi juga pada mutu dan keberlanjutan layanan air bersih.
Wali Kota juga menekankan pentingnya sinkronisasi RKA Perumdam dengan program prioritas daerah melalui Nawa Bhakti. Termasuk di dalamnya kebijakan subsidi air bersih bagi masyarakat non-usaha serta layanan air gratis bagi warga pra sejahtera. Program-program tersebut dinilai tidak akan berjalan efektif tanpa dibarengi peningkatan kinerja teknis dan pelayanan di lapangan.
Selain itu, Nurochman kembali menyinggung persoalan lama yang masih menjadi pekerjaan rumah Perumdam Among Tirto, seperti tingginya tingkat kehilangan air (non-revenue water), kondisi jaringan perpipaan yang membutuhkan pembenahan menyeluruh, serta peningkatan standar kualitas air yang diterima pelanggan.
Tak kalah penting, perhatian terhadap perlindungan sumber mata air juga menjadi sorotan. Menurut Nurochman, sebagai daerah hulu, Kota Batu memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, upaya konservasi sumber mata air harus menjadi bagian utama dan terintegrasi dalam perencanaan anggaran Perumdam.
Baca juga : Hujan Disertai Angin Robohkan Pohon Beringin di SMAN 3 Kediri, Tiga Ruang Kelas Rusak
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan bahwa setiap program yang dirancang Perumdam harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menilai kepercayaan publik hanya dapat terbangun melalui kinerja yang transparan serta pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelanggan.
Forum penyampaian RKA tersebut menjadi momentum evaluasi penting bagi Perumdam Among Tirto. Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmennya untuk mendorong pembenahan menyeluruh, agar Perumdam mampu bertransformasi menjadi BUMD yang profesional, responsif terhadap keluhan warga, serta sanggup menjamin layanan air bersih yang adil dan berkelanjutan.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





