Kediri, LINGKARWILIS.COM – Satreskrim Polres Kediri terus mendalami kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Raya Desa Menang, Kecamatan Pagu, yang menyebabkan seorang pemuda tewas dan dua lainnya terluka.
Korban meninggal dunia adalah Moh Hidris Rayyan, seorang pelajar SMAN 1 Pare, sementara dua temannya masih menjalani perawatan akibat luka-luka yang mereka alami.
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan bahwa kronologi pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Namun, berdasarkan informasi awal, insiden ini diawali dengan kejar-kejaran antara korban dan para pelaku hingga akhirnya korban berhasil disalip.
“Kami masih menyelidiki apakah korban mengalami pemukulan atau tendangan dari pelaku. Detailnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Fauzy pada Kamis (27/3/2025).
Baca juga : Polres Blitar Sediakan Layanan Titip Kendaraan untuk Pemudik di Seluruh Polsek
Saat ditanya apakah pelaku merupakan bagian dari geng motor atau kelompok pesilat, AKP Fauzy menyebut bahwa pihaknya belum bisa memastikan. Namun, dari dugaan sementara, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari belasan orang, mengingat ada lebih dari lima kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau mengenali identitas pelaku agar segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami dalam mengungkap kasus ini,” tambahnya.
Sebagai informasi, insiden tragis ini terjadi pada Senin (24/3/2025) dini hari, saat korban dan dua temannya dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami pengeroyokan. Sayangnya, Moh Hidris Rayyan meninggal dunia pada Selasa (25/3/2025) dini hari dan telah dimakamkan pada pagi harinya.
Baca juga : Unjuk Rasa Aliansi Sekartaji di Halaman Kantor DPRD Kota Kediri Ricuh, Puluhan Orang Diamankan
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian ini. ***
Reporter : Rizky Rusydianto
Editor : Hadiyin





