Blitar, LINGKARWILIS.COM β Sejumlah siswa SMKN 3 Blitar yang sebelumnya gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) kini bisa bernapas lega. Panitia pusat akhirnya memberikan perpanjangan waktu untuk finalisasi data, sehingga mereka tetap bisa mendaftar melalui jalur prestasi.
Kepala SMKN 3 Blitar, Maryani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyelesaikan unggahan data rapor setelah panitia memberikan kesempatan tambahan.
“Finalisasi kembali dibuka, dan kami diberikan waktu untuk menyelesaikan proses unggah data. Kini seluruh data rapor siswa sudah terekam dalam sistem,” ujarnya, Sabtu (8/2/2025).
Baca juga :Β Ivan Gunawan Resmikan Mandjha Glamour Store di Kediri, Hadirkan Koleksi Eksklusif
Maryani menjelaskan bahwa perpanjangan waktu diumumkan pada Jumat malam (7/2/2025). Menyikapi hal ini, tim operator sekolah langsung bergerak cepat untuk menyelesaikan proses finalisasi.
Setelah melalui berbagai tahap, data siswa kini telah terdaftar dan siap digunakan untuk pendaftaran SNBP jalur prestasi.
“Yang terpenting, siswa bisa tetap mendaftar,” katanya.
Dari total siswa yang didaftarkan, jumlahnya tetap sesuai dengan data awal, yakni 66 siswa. Dengan tuntasnya kendala ini, para siswa dan orang tua pun merasa lebih tenang.
Baca juga :Β Babak 8 Besar Liga 4, Inter Kediri Hadapi Lawan Tangguh, Jalani Laga Tandang Perdana
“Mudah-mudahan proses pendaftaran berikutnya juga berjalan lancar,” tambahnya.
Salah satu wali murid, Ketut Rudianto, mengaku telah menerima kabar dari pihak sekolah bahwa anaknya kini bisa mendaftar jalur prestasi.
“Alhamdulillah, kami sudah diberi kabar. Data anak saya sudah diunggah, dan rencananya dia langsung mendaftar. Terima kasih kepada pihak sekolah yang sudah memperjuangkan ini,” kata Rudi.
Ia menambahkan bahwa anaknya berencana melanjutkan pendidikan ke salah satu universitas di Malang.
Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di beberapa sekolah lain, termasuk SMAN 1 Mempawah, Kalimantan Barat. Beberapa siswa gagal mendaftar SNBP karena kendala teknis pada sistem finalisasi.
Maryani mengakui bahwa kendala serupa sempat terjadi di SMKN 3 Blitar, terutama akibat keterbatasan waktu finalisasi.
“Memang ada beberapa siswa yang sempat terkendala karena sistem error saat finalisasi. Untungnya, dengan adanya perpanjangan waktu, kami bisa segera menyelesaikan proses ini,” pungkasnya.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





