LINGKARWILIS.COM – Sebagian orang terkadang mengalami perut begah usai mereka menyantap menu daging.
Tenang, kalian tidak perlu panik. Ada beberapa makanan penetral yang bisa membantu mengatasi masalah perut begah.
Kamu bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan penetral ini usai menyantap sajian daging.
Berikut adalah beberapa makanan penetral yang bisa membantu mengatasi perut begah usai menyantap hidangan daging.
5 Tips Memasak Daging Kambing agar Cepat Empuk dan Tidak Bau Prengus
6 Makanan Penetral untuk Atasi Perut Begah usai Menyantap Menu Daging
1. Minum Air Hangat
Mengonsumsi air hangat dapat menjadi pilihan minuman setelah menyantap makanan yang tinggi lemah.
Minum air hangat usai mengonsumsi makanan berlemak dapat membantu menenangkan serta mengaktifkan sistem pencernaan.
Air berfungsi sebagai media penghantar zat gizi dan sisa metabolisme tubuh. Air hangat juga membantu memecah zat gizi menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna.
Jika asupan air tidak mencukupi, usus halus akan mengambil air dari makanan untuk proses pencernaan, yang dapat menyebabkan dehidrasi serta sembelit.
2. Konsumsi Buah
Mengkonsumsi buah bisa membantu mencukupi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat tubuh sehingga proses pencernaan menjadi lebih lancar.
Makan makanan yang tinggi lemak tanpa diimbangi dengan asupan serat dapat memicu sembelit.
Konsumsi satu mangkuk sedang (125 gram) salad buah segar untuk memenuhi gizi seimbang harian.
Selain itu, buah juga bisa memberikan cairan yang dibutuhkan oleh sistem pencernaan guna mencegah sembelit.
Beberapa jenis buah yang disarankan sebagai penetral setelah makan makanan yang tinggi lemak antara lain jeruk, nanas, lemon, dan apel.
3. Konsumsi Sayuran
Serat yang terkandung dalam sayur dapat membantu mengikat lemak dari makanan dan mengurangi penyerapan lemak jenuh.
Karena itu, sayuran dapat dijadikan pilihan menu yang bisa dikonsumsi setelah menyantap makanan tinggi lemak.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menganjurkan konsumsi minimal 250 gram sayuran per hari.
Untuk memudahkan pemenuhan tersebut, Anda bisa membaginya dalam tiga waktu makan, yaitu saat sarapan, makan siang, dan makan malam.
4. Konsumsi Makanan Prebiotik
Asupan probiotik secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan kesehatan saluran cerna.
Selain itu, prebiotik juga turut meningkatkan jumlah bakteri baik pada usus yang mendukung sistem kekebalan tubuh.
Probiotik juga berfungsi untuk melancarkan pencernaan setelah mengkonsumsi makanan tinggi lemak.
Minum satu cangkir yoghurt sebagai pelengkap setelah makan daging. Sumber prebiotik lainnya adalah tempe, oncom, dan tauco.
5. Minum Teh Herbal
Pilihan minuman penetral lain yang bisa dinikmati usai menyantap makanan tinggi lemak adalah teh herbal.
Teh herbal berperan dalam mengurangi gas berlebih dan perut kembung, serta membantu mendukung fungsi pencernaan.
Sifat anti radang yang terkandung di dalam teh herbal juga dapat meredakan rasa tidak nyaman di perut setelah makan berat dan mempercepat proses pencernaan.
Beberapa teh yang bisa Anda konsumsi antara lain teh peppermint, teh jahe, teh kamomil, teh kayu manis, dan teh hitam.
6. Minum Minuman Detoks
Minuman detoks dapat membantu mengeluarkan racun yang menumpuk dalam tubuh setelah mengonsumsi makanan berlemak.
Sebuah penelitian dalam Journal of Human Nutrition and Dietetics (2015) menyatakan bahwa minuman detoks seperti jus lemon dapat membantu membuang racun dan mendukung penurunan berat badan.
Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi jus lemon atau mengikuti diet detoks lemon dapat mengurangi kadar lemak tubuh.
Selain jus lemon, Anda dapat memilih infused water sebagai minuman penetral setelah makan makanan tinggi lemak, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih.
Nah kalian bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan penetral ini usai menyantap daging untuk mencegah terjadinya perut begah.
Penulis: Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya
