Polisi Periksa Saksi dan Rekaman CCTV Terkait Ledakan Petasan di Malang

Polisi Periksa Saksi dan Rekaman CCTV Terkait Ledakan Petasan di Malang
kedua korban ledakan petasan dirawat intensif di rumah sakit.(Arief)

Malang, LINGKARWILIS.COM – Pihak kepolisian terus menyelidiki insiden ledakan petasan yang terjadi di Jalan Ikan Piranha Atas 1, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kejadian tersebut mengakibatkan lima anak mengalami luka-luka, dua di antaranya masih menjalani perawatan di RS Lavalette akibat luka bakar yang cukup serius.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengonfirmasi bahwa seluruh korban merupakan warga sekitar dengan rentang usia 11 hingga 14 tahun. Mereka mengalami ledakan petasan saat bermain di lokasi kejadian pada Kamis (20/3/2025) siang.

“Dua korban masih dirawat di rumah sakit karena luka bakar, sementara tiga lainnya sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan medis,” ujar Yudi pada Sabtu (22/3/2025).

Baca juga : Kantor Imigrasi Kediri Berubah Status, Kini Bisa Lakukan Pemeriksaan Keimigrasian

Rincian kondisi korban menunjukkan bahwa MV (14), warga Jalan Lodan, mengalami luka gores akibat pecahan kaca di betis kanannya. Sementara AFP (11), warga Jalan Ikan Piranha Atas, mengalami luka berat dengan cedera di kedua pergelangan tangan dan kakinya.

Selain itu, RO (13), warga Jalan Ikan Hiu, mengalami luka bakar di tangan kiri serta kaki kanan dan kiri. GY (14), yang tinggal di jalan yang sama, mengalami luka pada bagian telinga kiri. Sedangkan GA (14), warga Jalan Ikan Piranha Atas, mengalami luka berat di lengan kanan dan wajah sebelah kiri.

Video rekaman CCTV yang merekam detik-detik kejadian telah beredar luas di media sosial. Polisi pun telah mengamankan rekaman tersebut serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap lebih lanjut penyebab pasti insiden tersebut.

Baca juga : Polres Kediri Kota Gelar Operasi Cipta Kondisi, 105 Pelanggar Ditindak di GOR Jayabaya

“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan bukti dari rekaman CCTV, serta meminta keterangan dari para saksi di lokasi,” tambah Yudi.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung guna memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan ledakan tersebut.***

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *