Daerah  

Polres Batu Selidiki Dugaan Pencabulan di Ponpes Batu, Delapan Saksi Diperiksa!

Polres Batu Selidiki Dugaan Pencabulan di Ponpes Batu, Delapan Saksi Diperiksa!
Kapolrwa Batu AKBP Andy Yudha Pranata saat menggelar rilis ungkap OTT oknum wartawan dan Petugas P2TP2A Kota Batu.(Arief/memo)

LINGKARWILIS.COM – Kasus dugaan pemerasan yang menyebabkan tertangkapnya dua orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terus berlanjut. Dua oknum yang diamankan adalah YLA (40), yang mengaku sebagai wartawan dan berdomisili di Kecamatan Blimbing, Kota Malang serta FDY (51), petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batu yang tinggal di Kecamatan Batu, Kota Batu.

Kapolres Batu, AKBP Andy Yudha Pranata, dalam konferensi pers menegaskan bahwa laporan terkait dugaan pencabulan yang telah diajukan ke Polres Batu akan tetap diproses.

“Bahwa perkara dugaan tindak pidana pencabulan yang dilaporkan oleh korban, terkait dengan perkara tersebut saat ini penyidik Unit PPA Polres Batu masih tetap melakukan penyelidikan dan telah melakukan pemeriksaan,” ujarnya pada Selasa (18/02).

Ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini penyidik telah memeriksa delapan saksi. Selain itu, pihak kepolisian telah mengajukan permintaan visum et repertum fisik ke RS Hasta Brata Kota Batu serta pemeriksaan psikiatrikum korban di RSJ Dr. Radjiman Widyodiningrat Lawang.

“Penyidik Unit PPA Polres Batu masih menunggu hasil pemeriksaan psikiatrikum dari RSJ Dr. Radjiman Widyodiningrat Lawang,” tambahnya.

Kasus ini bermula dari laporan mengenai dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Terlapor berinisial MF diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap dua anak di bawah umur yang dititipkan di ponpes tersebut.

Salah satu korban, yang berusia 11 tahun, mengungkapkan kejadian tersebut kepada orang tuanya pada Desember 2024. Ia mengaku mengalami pelecehan berulang kali, terutama saat mandi.

Keluarga yang telah mempercayakan anaknya selama 1,5 tahun di pondok pesantren itu merasa marah dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

Reporter :Arief Juli Prabowo

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D