Blitar, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Blitar memastikan akan kembali menggelar bazar takjil selama bulan Ramadan mendatang sebagai upaya menggerakkan ekonomi pelaku UMKM setempat. Namun, jumlah pedagang yang diizinkan berjualan dibatasi hanya sebanyak 200 lapak.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar, Parminto, menegaskan bahwa pelaksanaan bazar takjil tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Pedagang akan ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah.
“Bazar takjil Ramadan tetap kami selenggarakan. Lokasinya nanti akan kami atur seperti biasa,” ujar Parminto, Senin (09/2/2026).
Bazar takjil akan dipusatkan di Jalan Kenanga, tepatnya di sisi timur Kantor Wali Kota Blitar. Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas dari arah utara dan selatan di kawasan tersebut akan ditutup sementara. Pemkot Blitar juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta Satpol PP untuk pengamanan dan kelancaran kegiatan.
Baca juga :Percepat Pembentukan KRPPA 2026, Pemkot Kediri Sosialisasi ke Pemangku Kepentingan
“Melalui bazar ini, kami berharap perputaran ekonomi masyarakat bisa meningkat selama Ramadan,” tambahnya.
Saat ini, Pemkot Blitar tengah melakukan berbagai persiapan, termasuk koordinasi lintas instansi serta penataan lokasi lapak. Untuk menghindari kecemburuan dan kesan pilih kasih, penentuan posisi lapak akan dilakukan melalui sistem undian.
“Pedagang wajib mematuhi aturan yang ditetapkan, dan penempatan lapak akan ditentukan dengan pengundian,” jelas Parminto.
Pendaftaran pedagang akan dibuka mulai Selasa (10/2/2026) pukul 08.00 WIB. Kuota yang disediakan hanya sekitar 200 lapak dan pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu jika jumlah peserta telah terpenuhi. Prioritas diberikan kepada pedagang yang merupakan warga Kota Blitar.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





